Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menjaga Amanah

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah?
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi25 Maret 2025 Islami
Amanah
Ilustrasi Menjaga Amanah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Makna sederhana dari amanah yaitu titipan. Sebagai pribadi ada titipan dari Allah berupa waktu, harta dan ilmu. Ada titipan keluarga, pekerjaan, tugas khusus di masyarakat. Juga ada jabatan politik, publik, sosial, professional dan lainnya. Titipan itu harus dijaga dan dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Itulah makna amanah.

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah? Merujuk kepada Said Hawwa dalam bukunya Tarbiyah Ruhiyah, menyebutkan ada 5 tangga menuju takwa. Saya mencoba menggunakan kelima tangga itu dalam bahasa yang lebih mudah diingat. Kalimatnya dapat disingkat dalam kata JEJAK yaitu Janji, Evaluasi, Juang, Awasi, Konsekuensi.

Pertama yaitu janji atau mu’ahadah. Coba ingat janji Anda kepada Allah, orang tua, keluarga, negara, tempat kerja, masyarakat tempat tinggal, dan lainnya. Karyawan ada KPI. Bagi para pejabat coba ingat kembali sumpah dan janji pada saat dilantik. Pasti berjanji tidak akan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Jika sumpah dan janji jabatan dibaca sepenuh hati, pasti akan berhati-hati dalam bertindak. Pasti tidak akan korupsi.

Kedua yaitu evaluasi atau muhasabah. Amanah pasti akan ada pertanggungjawaban. Di dunia ada LPJ dan penilaian kinerja. Di akhirat akan ada Mahkamah Allah. Agar bisa lulus di akhirat maka perlu evaluasi atau muhasabah saat masih di dunia. Umar bin Khattab ra mengatakan “hisablah dirimu di dunia sebelum kelak dihisab di akhirat”. Evaluasi (muhasabah) dilakukan untuk mencari apa yang harus diperbaiki dan dipertahankan. Jika ada yang salah dan keliru mari bertekad untuk memperbaiki dan tidak mengulangi. Itulah makna tobat. Kembali ke jalan yang lurus. Jika ada yang bagus mari pertahankan dan terus ditingkatkan. Evaluasi berkala akan membuat kita melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kehidupan.

Ketiga yaitu juang atau mujahadah. Cirinya berupa kesungguhan dalam menjalankan amanah. Bekerja secara profesional. Bekerja keras, cerdas, mawas dan tuntas. Juga bekerja secara berintegritas. Sesuai pikiran, perkataan dan perbuatan. Menepati janji, jujur dan tidak melanggar etika, norma, syariah dan aturan negara. Tidak menipu, berbohong, manipulasi data dan menghalalkan segala cara.

Keempat yaitu awasi atau muroqobah. Manusia mudah tergoda hawa nafsu. Untuk mengatasinya perlu ada pengawasan internal dan eksternal. Pengawasan yang sering luput dari kesadaran manusia yaitu pengawasan dari Allah (muroqobatullah). Allah Maha Melihat dan Mengetahui segala perbuatan manusia. Tidak ada yang tersembunyi dari Allah. Jika kesadaran ini muncul maka manusia tidak akan berani melakukan pelanggaran dalam hidupnya.

Kelima yaitu konsekuensi atau muaqobah. Logika keadilan menyatakan bahwa segala perbuatan pasti ada akibat, konsekuensi dan balasannya. Jika baik maka dampaknya juga baik. Jika buruk dampaknya juga buruk. Ini akan diperoleh di dunia dan akhirat. Keadilan di dunia bisa tidak terwujud karena pengadilan manusia yang terbatas. Keadilan di akhirat pasti terwujud karena Allah Maha Adil dan Hakim yang terbaik. Kesadaran ini membuat manusia berusaha berbuat baik agar juga mendapatkan balasan yang baik. Menghindari penyimpangan dan perbuatan buruk dan merusak. Manusia akan menjaga amanah yang diembannya.

Itulah 5 kunci dalam akronim JEJAK untuk menjaga amanah yaitu Janji (mu’ahadah), Evaluasi (muhasabah), Juang (mujahadah), Awasi (muroqobah), dan Konsekuensi (muaqobah). Semoga kita dapat menjadi manusia yang amanah. Semoga puasa Ramadhan menjadi latihan mewujudkan diri sendiri dan pemimpin yang amanah sehingga Indonesia bebas dari korupsi, aamiin.

Makassar, 25 Maret 2025

Awasi Evaluasi Islami Janji JEJAK Juang Konsekuensi Menjaga amanah Ramadhan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Lebaran, Sekda Kukar Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Mangkurawang
Next Article Seno Aji Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Informasi lainnya

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

19 Januari 2026

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

26 November 2025

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

26 November 2025

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

28 Agustus 2025

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

7 Agustus 2025

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

7 Agustus 2025
Paling Sering Dibaca

Tantangannya Kebocoran Data Pribadi

Editorial Udex Mundzir

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir

Tetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi

Daily Tips Assyifa

Koperasi Rasa Franchise

Editorial Udex Mundzir

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.