Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Dalam hening secangkir teh, jiwa menemukan tempat pulangnya.
Alfi SalamahAlfi Salamah9 Mei 2025 Travel
Upacara minum teh atau chanoyu
Ilustrasi Upacara minum teh atau chanoyu di Jepang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pengalaman budaya tak hanya ditemukan di tempat bersejarah atau panorama indah. Di Jepang, pengalaman paling mendalam justru hadir dari sebuah ritual sederhana: upacara minum teh atau chanoyu. Bagi wisatawan, mengikuti upacara teh bukan hanya kegiatan pelengkap, tapi cara menyelami jiwa Jepang secara utuh.

Berawal dari pengaruh Zen Buddhisme abad ke-15, tradisi ini berkembang menjadi bentuk seni dan refleksi hidup. Di setiap sajian teh hijau panas, tersimpan nilai-nilai yang membimbing hidup: harmoni (wa), rasa hormat (kei), kemurnian (sei), dan ketenangan (jaku).

Ruang teh yang digunakan pun bukan sembarang tempat. Dibuat dari bambu, tanah, dan kayu alami, rumah teh menghadirkan suasana damai yang menyatu dengan alam. Lantai tatami, suara angin, dan aroma kayu menjadi bagian dari perjalanan sensori yang mendalam. Bahkan langkah kaki dan duduk pun diatur sebagai bagian dari keharmonisan.

UNESCO menetapkan chanoyu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia pada tahun 2010. Pengakuan ini mendorong lebih banyak wisatawan untuk mencoba langsung pengalaman ini. Di Kyoto dan Tokyo, banyak rumah teh tradisional yang menawarkan sesi upacara bagi pengunjung asing, lengkap dengan panduan berbahasa Inggris.

Meskipun dunia modern terus bergerak cepat, ritual ini tetap bertahan. Bahkan, anak-anak muda Jepang mulai tertarik kembali belajar chanoyu sebagai cara mengatasi stres dan menemukan makna. Beberapa rumah teh bahkan mengembangkan format modern dengan durasi lebih singkat agar sesuai dengan gaya hidup masa kini.

Menjadi peserta dalam upacara teh adalah kesempatan langka. Anda tak hanya mencicipi teh, tetapi juga belajar cara memperlambat langkah dan meresapi momen. Dalam secangkir teh, kita diajak menyadari keindahan yang sering terlewatkan—momen hening, perhatian penuh, dan koneksi dengan alam dan sesama.

Jika Anda berkunjung ke Jepang, jangan lewatkan pengalaman ini. Bukan hanya tentang teh, tapi tentang cara hidup yang mengajarkan kita untuk hadir, benar-benar hadir.

Filosofi Chanoyu Rumah Teh Kyoto Tradisi Budaya Jepang Travel Jepang Upacara Teh
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari
Next Article Musdesus Desa Ngaban Tanggulangin Bentuk Koperasi Merah Putih Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Informasi lainnya

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

31 Januari 2026

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

30 Januari 2026

Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati

28 Januari 2026

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

27 Januari 2026

Liburan Seru Cuma Rp1 Juta?

19 Januari 2026

Ledakan Wisata Labuan Bajo

17 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah

Waspada Belanja Online Bodong

Bisnis Alfi Salamah

Revisi Dam: Ibadah atau Administrasi?

Editorial Udex Mundzir

Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor