Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

Kepergian Sinuhun Paku Buwono XIII Hangabehi membuka babak baru dalam sejarah panjang Kasunanan Surakarta.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 November 2025 Figur
PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi
Mendiang Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Solo – Kesedihan menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Raja mereka, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, wafat pada Minggu (2/11/2025) setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Indriati akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Kepergian sang raja meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar: siapa penerus sah takhta kerajaan yang kaya tradisi itu?

Dalam tradisi kerajaan Jawa, penerus biasanya adalah putra tertua dari istri resmi atau permaisuri. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keraton mengenai suksesi. Seluruh keluarga besar, abdi dalem, serta pihak keraton masih memusatkan perhatian pada prosesi pemakaman PB XIII yang dijadwalkan pada 5 November 2025 mendatang.

Dari informasi yang dihimpun, PB XIII Hangabehi pernah menikah sebanyak tiga kali dan memiliki tujuh orang anak. Pernikahan pertama dengan KRAy Endang Kusumaningdyah dikaruniai tiga anak perempuan: GKR Timoer, GRAy Devi Lelyana Dewi, dan GRAy Dewi Ratih Widyasari. Setelah bercerai, ia menikah dengan KRAy Winari Sri Haryani, dari mana lahir tiga anak lagi: GPH Mangkubumi, BRAy Sugih Oceania, dan GRAy Putri Purnaningrum.

Pernikahan ketiganya dengan KRAy Adipati Pradapaningsih Asih Winarni atau kini bergelar GKR Pakubuwana XIII, dikaruniai seorang putra: KGPH Purbaya, yang dikenal juga sebagai KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.

Pada Minggu (27/2/2022), dalam peringatan Tingalan Dalem Jumenengan ke-18 PB XIII, sang raja menetapkan KGPH Purbaya sebagai putra mahkota dan mengukuhkan Asih Winarni sebagai permaisuri resmi. “Yang istimewa kali ini adalah pengukuhan garwa dalem menjadi Gusti Kanjeng Ratu Paku Buwono, serta penetapan KGPH Purbaya sebagai putra mahkota,” ujar KGPH Dipokusumo, adik PB XIII, kala itu kepada wartawan.

Menurutnya, penetapan tersebut merupakan bentuk regenerasi dan kesinambungan tradisi kerajaan. “Dalam tradisi keraton, regenerasi merupakan bagian penting dari tata adat. KGPH Purbaya diberikan kekancingan sebagai tanda pengukuhan putra mahkota,” jelasnya.

Namun, pengangkatan itu sempat menuai penolakan dari sebagian keluarga keraton. Salah satunya datang dari GKR Wandasari atau Gusti Moeng, yang menilai status ibu dari Purbaya belum memenuhi syarat adat untuk diangkat sebagai permaisuri resmi. “Seorang permaisuri harus dinikahkan secara bhayangkari dan dalam kondisi tertentu sesuai pakem keraton. Dalam hal ini, syarat itu belum terpenuhi,” ungkapnya kala itu.

Kini, dengan wafatnya PB XIII Hangabehi, perdebatan mengenai suksesi Keraton Surakarta kemungkinan akan kembali mengemuka. Sementara itu, masyarakat dan keluarga besar keraton masih larut dalam suasana duka, menanti kejelasan siapa yang akan melanjutkan takhta luhur Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Keraton Surakarta PB XIII Hangabehi Putra Mahkota Purbaya Suksesi Keraton Jawa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya
Next Article KPK Cetak Quattrick di Riau, Empat Gubernur Tersandung Korupsi

Informasi lainnya

Merajut Kembali Wibawa Keraton Surakarta

5 Januari 2026

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta

15 November 2025

Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya

2 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025

UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia

24 Maret 2025
Paling Sering Dibaca

Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Editorial Udex Mundzir

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Opini Alfi Salamah

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Bisnis Udex Mundzir

Menaklukkan Gunung Cikuray, Atap Tertinggi di Garut

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.