Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar

Keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong memicu tantangan finansial dengan kewajiban pesangon besar.
AssyifaAssyifa6 Januari 2025 Ekonomi
Pesangon Shin Tae-yong Rp 60 Miliar
Shin Tae-yong Diberhentikan, PSSI Siapkan Kompensasi Miliaran Rupiah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghadapi beban finansial berat setelah resmi memecat Shin Tae-yong dari jabatan pelatih Timnas Indonesia. Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025).

Meski masih terikat kontrak hingga 2027, pemecatan Shin mengharuskan PSSI membayar kompensasi pesangon yang tidak sedikit. Dengan gaji tahunan Shin yang mencapai Rp 20 miliar, PSSI berpotensi mengeluarkan hingga Rp 60 miliar untuk menuntaskan kewajiban ini.

“Pemutusan kontrak ini adalah keputusan sulit, namun kami yakin ini langkah terbaik untuk masa depan tim nasional. Kami juga tetap menghormati kontrak yang ada, termasuk kewajiban finansial,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers.

Menurut laporan, kontrak Shin Tae-yong yang diperpanjang pada 2022 menjadi salah satu yang termahal dalam sejarah PSSI. Besarnya kompensasi menjadi dilema tersendiri, terutama karena anggaran PSSI juga dialokasikan untuk program pembinaan dan pengembangan sepak bola di tingkat usia dini.

Shin Tae-yong dipecat setelah hasil kurang memuaskan di Piala AFF 2024, di mana Indonesia hanya mampu bertahan di fase grup meski diperkuat mayoritas pemain muda. Evaluasi PSSI menyebutkan bahwa strategi Shin dianggap kurang efektif untuk target jangka panjang, seperti lolos ke Piala Dunia 2026.

Dalam tanggapannya, Shin Tae-yong menerima keputusan PSSI dengan legowo dan mendoakan kesuksesan Timnas di masa mendatang.

“Coach Shin menunjukkan profesionalisme yang luar biasa. Ia memahami keputusan ini dan berharap Timnas Indonesia sukses di kualifikasi Piala Dunia mendatang,” ujar Manajer Timnas, Sumardji.

Beban pesangon Shin Tae-yong memunculkan pertanyaan soal dampaknya pada keuangan PSSI. Beberapa pengamat menilai dana sebesar itu berpotensi menghambat program lain, seperti peningkatan fasilitas pelatihan atau pengembangan liga.

Namun, Erick Thohir memastikan bahwa PSSI akan mencari jalan keluar agar dampak finansial ini tidak mengganggu operasional lainnya.

“Kami perlu menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban kontrak, sekaligus memastikan keberlanjutan program yang ada,” tambah Erick.

Dengan pelatih baru yang akan diumumkan pada 12 Januari 2025, PSSI diharapkan mampu melanjutkan target ambisius mereka, termasuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Erick Thohir Pemecatan Pelatih Pesangon Pelatih Sepak Bola PSSI Shin Tae-yong
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePSSI Resmi Putus Kontrak dengan Shin Tae-yong, Era Baru Timnas Dimulai
Next Article Pemain Timnas Indonesia Bersiap Sambut Pelatih Baru

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Gunung Andong, Primadona Pendaki Pemula

Travel Alfi Salamah

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua

Islami Alfi Salamah

Kisah Keluarga Imran, Inilah Perempuan Terpilih dan Mulia yang Harus Diketahui!

Islami Alfi Salamah

Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi