Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

Sidang Isbat sepakat Ramadan digenapkan 30 hari karena hilal belum terpenuhi secara hisab dan rukyat.
ErickaEricka29 Maret 2025 Nasional
Sidang isbat Kemenag untuk penentuan 1 Syawal 1446 Hijriyah (.ist)
Sidang isbat Kemenag untuk penentuan 1 Syawal 1446 Hijriyah (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam konferensi pers usai Sidang Isbat yang digelar Sabtu malam (29/3/2025) di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025,” ujar Menag.

Penetapan ini didasarkan pada dua alasan utama. Pertama, secara hisab atau perhitungan astronomi, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar antara minus 3°15,47’ hingga minus 1°4,57’. Selain itu, sudut elongasi atau jarak sudut antara matahari dan bulan juga hanya berada antara 1°12,89’ hingga 1°36,38’.

Data ini menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas baru yang telah disepakati oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yaitu minimal ketinggian 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kedua, dari sisi rukyatul hilal atau pemantauan langsung, Kementerian Agama menurunkan tim perukyah ke 33 lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Dari seluruh titik pemantauan tersebut, tidak satu pun melaporkan keberhasilan melihat hilal.

“Karena tidak ada laporan hilal terlihat dan posisi hilal secara hisab juga belum memenuhi kriteria, maka sidang sepakat untuk mengistikmalkan Ramadan menjadi 30 hari,” jelas Menag.

Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan kembali berpuasa pada Ahad (30/3/2025), dan baru akan menggelar takbiran pada malam Senin, menyambut Idulfitri keesokan harinya.

Menag Nasaruddin juga mengapresiasi kebersamaan umat Islam tahun ini yang secara serentak memulai dan mengakhiri Ramadan di waktu yang sama.

“Alhamdulillah, awal Ramadan dan lebaran tahun ini bisa bersamaan. Ini anugerah yang perlu kita syukuri sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia berharap keputusan Sidang Isbat ini menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan, toleransi, dan kebersamaan umat dalam menjalani kehidupan berbangsa.

Sidang Isbat 1 Syawal 1446 H ini turut dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Ketua MUI KH Asrorun Niam Sholeh, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, serta para tokoh ormas Islam, duta besar negara sahabat, dan pejabat eselon Kemenag.

Hilal 2025 Idulfitri 1446 H Kementerian Agama Rukyatul Hilal MABIMS Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNegeri Pungli dan Pajak Tinggi
Next Article Menag: Lebaran Tahun Ini Serentak Jadi Keberkahan Nasional

Informasi lainnya

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

4 April 2026

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

4 April 2026

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

3 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

3 April 2026

BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Untuk Apa Kenaikan UMP 6,5% Itu?

Editorial Udex Mundzir

Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti

Islami Alfi Salamah

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah

Jangan Normalisasi Israel

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi