Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 21 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun

Aceh menjadi wilayah dengan kebutuhan anggaran terbesar dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati31 Desember 2025 Nasional
Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
36 unit alat berat di Aceh Tamiang diturunkan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah luka alam yang belum sepenuhnya pulih, angka triliunan rupiah kembali mencuat sebagai penanda besarnya pekerjaan rumah negara.

Pemerintah memperkirakan biaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera mencapai Rp 59,25 triliun, sebuah angka yang menggambarkan betapa luas dampak bencana sekaligus besarnya tanggung jawab pemulihan yang harus dituntaskan bersama.

Perkiraan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR di Aceh pada Selasa (30/12/2025).

Dalam forum itu, Tito memaparkan bahwa angka puluhan triliun tersebut merupakan estimasi kebutuhan hingga seluruh proses pemulihan dinyatakan rampung, mulai dari tahap rehabilitasi hingga rekonstruksi menyeluruh.

“Kalau kita melihat hasil rekapitulasi awal bersama BNPB, untuk pemulihan sampai selesai dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp 59,25 triliun,” ujar Tito dalam rapat tersebut.

Ia merinci, porsi terbesar anggaran diarahkan ke Aceh dengan kebutuhan sekitar Rp 33,75 triliun. Sementara itu, Sumatera Utara diperkirakan memerlukan Rp 12 triliun dan Sumatera Barat sekitar Rp 13,5 triliun.

Baca Juga:
  • Deputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas
  • Generasi Lansia: Bahagia, Produktif, dan Inspiratif di HLUN ke-27
  • Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Netral dalam Pilihan Politik
  • Tak Terduga: Tiket Konser Coldplay Terjual Jutaan Tanpa Pajak

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali berbagai fasilitas vital yang rusak, mulai dari kantor desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Menurut Tito, cakupan pemulihan yang luas membuat proses ini harus dikerjakan secara kolaboratif oleh banyak kementerian dan lembaga. “Ini bukan hanya satu sektor. Kantor desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, dan infrastruktur lain harus dikeroyok bersama oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Tito menyoroti Kabupaten Aceh Tamiang sebagai wilayah dengan dampak terberat. Kondisi tersebut menyebabkan roda pemerintahan dan distribusi layanan publik di daerah itu belum berjalan optimal. Ia menilai percepatan pemulihan di Aceh Tamiang menjadi kunci agar pelayanan dasar masyarakat dapat kembali normal.

Secara keseluruhan, bencana di Sumatera sempat berdampak pada 52 kabupaten/kota yang tersebar di tiga provinsi. Rinciannya, 18 wilayah berada di Aceh, 18 di Sumatera Utara, dan 16 di Sumatera Barat.

Meski demikian, Tito menilai upaya cepat pemerintah pusat, daerah, serta partisipasi masyarakat telah mendorong pemulihan di banyak wilayah terdampak.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengungkapkan perkembangan terbaru dalam forum berbeda. Dalam konferensi pers pada Senin (29/12/2025), ia menyebut sebanyak 25 kabupaten/kota di Sumatera telah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Artikel Terkait:
  • KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
  • Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam
  • NU Prediksi 1 Syawal Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

“Di Aceh ada tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Pratikno. Di Sumatera Utara, delapan daerah telah memasuki fase serupa, sementara di Sumatera Barat tercatat 10 kabupaten/kota.

Pratikno menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya negara untuk mempercepat penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Instruksi tersebut mencakup keterlibatan kementerian, lembaga, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah agar pemulihan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Dengan estimasi anggaran besar dan progres pemulihan yang mulai terlihat, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera dapat berjalan konsisten.

Tantangan masih besar, namun langkah-langkah awal yang telah ditempuh menjadi fondasi penting agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Jangan Lewatkan:
  • Dua Kapal Pinisi di CPI Makassar Bangga Pakai Produk Dalam Negeri
  • Peran Orang Tua Kunci Atasi Maraknya Perundungan
  • Kemenag Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 6 Juni 2025
  • Mensesneg Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Pendidikan

Aceh Anggaran Negara Banjir Nasional Pemulihan Pascabencana Sumatera
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir
Next Article Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Koperasi Desa Tanpa Arah Nyata

Editorial Lisda Lisdiawati

Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Travel Alfi Salamah

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Refleksi Udex Mundzir

Asal Usul Istilah “Pedagang Kaki Lima”

Travel Assyifa

Tarif Trump: Senjata Makan Tuan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi