Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PHK Meluas, Pekerja Informal Lampaui 50 Persen

Jumlah pekerja informal di Indonesia tembus 59%, sinyal kuat makin banyaknya PHK dan minimnya lapangan kerja formal.
ErickaEricka11 Mei 2025 Ekonomi
Pekerja informal Indonesia 2025 dan lonjakan PHK
Ilustrasi Pekerja informal Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Jumlah pekerja sektor informal di Indonesia menembus angka 59,40 persen pada Mei 2025, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).

Lonjakan ini menandai kondisi ketenagakerjaan yang mengkhawatirkan, di tengah meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan keterbatasan lapangan kerja formal.

Direktur Eksekutif SOLIDARITAS-Indonesia Labour Studies & Research Institute, Odie Hudiyanto, menilai bahwa dominasi sektor informal merupakan cerminan buruk dari situasi ekonomi nasional.

“Tingginya jumlah pekerja informal menunjukkan lapangan kerja formal semakin sempit dan PHK makin merajalela,” ujarnya, Ahad (11/5/2025).

Menurut Odie, definisi pekerja informal kini semakin luas. Jika dulu terbatas pada profesi seperti pedagang kaki lima, buruh tani, dan tukang becak, kini mencakup pekerja layanan daring seperti ojek online dan kurir ekspedisi, serta buruh kontrak harian di sektor industri.

Situasi ini juga diperkuat data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek), yang melaporkan lonjakan klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebesar 100 persen pada Maret 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun, menyebutkan bahwa hingga 31 Maret 2025, manfaat JKP telah disalurkan kepada lebih dari 35 ribu pekerja korban PHK, dengan total nominal mencapai Rp161 miliar.

“Jumlah klaim melonjak dua kali lipat dibandingkan Maret 2024. Ini pertanda bahwa pasar kerja formal sedang dalam tekanan berat,” ujar Oni.

BPS juga mencatat 8 persen penduduk usia kerja masuk kategori setengah pengangguran dan 25,81 persen bekerja paruh waktu.

Fenomena ini mencerminkan tingginya kerentanan pekerja terhadap pengurangan jam kerja dan ketidakpastian pendapatan.

Di tengah situasi ini, sektor informal kerap menjadi jalan pintas masyarakat untuk bertahan hidup.

Namun, tanpa perlindungan sosial dan jaminan ketenagakerjaan yang memadai, posisi pekerja informal sangat rentan terhadap eksploitasi dan krisis ekonomi.

Dengan tren yang mengkhawatirkan ini, para pengamat menyerukan perlunya kebijakan afirmatif dari pemerintah untuk membuka lapangan kerja formal baru, memperluas perlindungan jaminan sosial, serta memperkuat regulasi ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja.

BPS JKP BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja Informal PHK 2025 Tenaga Kerja Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSuhu di Arab Saudi Capai 40 Derajat, Jemaah Diimbau Waspada
Next Article Ananda Emira Desak Aksi Nyata Cegah Bullying di Kalangan Pelajar

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Kenali Calon Istrimu dengan 3 Cara Ini: Panduan Islami untuk Memilih Pasangan

Opini Udex Mundzir

Gegetuk, Jejak Manis Kuliner Sunda

Food Alfi Salamah

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir

Keindahan Alam Jepang yang Mempesona di Setiap Musim

Travel Alfi Salamah

Ayi Mulyana: Membangun Pramuka yang Berkontribusi Nyata

Profil Silva
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi