Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PKL Pepelegi-Sawotratap Tolak Rencana Penggusuran

Para pedagang minta Pemkab Sidoarjo ajak dialog, bukan gusur sepihak pasca Lebaran
Alfi SalamahAlfi Salamah19 Maret 2025 Daerah
Puluhan pedagang dan pengurus paguyuban PK5 Sawotratap dan Pepelegi saat buka puasa bersama
Puluhan pedagang dan pengurus paguyuban PK5 Sawotratap dan Pepelegi saat buka puasa bersama
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sidoarjo – “Kami hanya ingin mencari makan, bukan bikin masalah.” Kalimat ini menggema di tengah suasana hangat buka puasa bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pepelegi dan Sawotratap, Selasa malam (18/3/2025), saat mereka menyuarakan kekhawatiran atas rencana penggusuran pasca Lebaran Idulfitri 2025.

Puluhan PKL di Jalan Raya Pepelegi, Waru, dan Sawotratap, Gedangan, kembali menyuarakan aspirasi mereka setelah sebelumnya menerima surat pelanggaran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Namun, dalam surat terbaru, BBWS menyatakan menyerahkan persoalan tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Tito Pradopo, penasihat para PKL, menilai tuduhan BBWS bahwa lapak PKL sebagai penyebab banjir tidak berdasar. Ia menekankan bahwa para pedagang selama ini justru menjaga kebersihan dan tidak pernah diajak duduk bersama untuk mencari solusi.

“Kami dukung penanganan banjir dan program pemerintah. Tapi jangan sampai kami jadi korban. Ini soal hidup orang banyak,” tegas Tito yang juga mantan Ketua DPC PDIP Sidoarjo dua periode.

Dalam kesempatan yang sama, Buyung alias Daeng Siruah, Ketua Paguyuban PKL, menyatakan para pedagang sudah bersurat ke berbagai instansi, termasuk DPRD, namun belum ada tanggapan.

“Kami tidak menolak pengaturan, tapi berikan solusi yang adil. Bisa dibuat box cover agar area ini tetap bisa jadi wisata kuliner,” usulnya. Ia juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo bersedia duduk bersama membahas nasib para PKL.

Salah satu suara paling mengharukan datang dari Pak Udin, PKL berusia 53 tahun yang telah berjualan di lokasi tersebut selama lebih dari tiga dekade.

“Kalau digusur, saya harus ke mana? Usia saya tidak memungkinkan lagi cari kerja di pabrik. Kami minta pemerintah lihat kondisi kami dulu sebelum ambil keputusan,” keluhnya.

Para pedagang berharap Pemkab tidak hanya mendengar laporan satu sisi, melainkan mau berdialog secara terbuka agar keputusan yang diambil berpihak pada masyarakat kecil. Ramadan menjadi momen yang tepat untuk membangun komunikasi dan keadilan sosial.

Dialog Pemkab-PKL Keluhan PKL Ramadan Penggusuran Pedagang Pepelegi Sawotratap PKL Sidoarjo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemimpin Muda Lahir dari Ramadan Leadership Camp
Next Article Pemkab Kukar Teken Addendum NPHD Senilai Rp62,4 Miliar untuk Sukseskan PSU

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa

3 SMA Seni Favorit Para Idol K-Pop Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.