Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Puji Setyowati: Anak-Anak Jangan Diberikan Fasilitas lebih di Luar Usianya

ErickaEricka18 November 2023 DPRD Kaltim
Puji Setyowati
Puji Setyowati, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Isu perundungan di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius di Indonesia. Banyak anak yang terlibat dalam perundungan, baik sebagai korban maupun pelaku, baik secara fisik maupun mental.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati, menyampaikan kekhawatirannya terhadap fenomena ini. Ia menyarankan orangtua untuk lebih ketat dalam mendidik serta mengawasi anak-anak mereka.

“Saya prihatin, yang saya salahkan adalah orangtua. Karena orangtua paham dan lebih tahu gerak-gerik sang anak. Kemudian anak-anak jangan diberikan fasilitas lebih di luar usianya,” ucap Puji.

Puji menegaskan bahwa meskipun anak-anak mendapatkan pembelajaran perilaku di sekolah, peran orangtua tetap krusial dalam membentuk karakter anak-anak. Pengawasan yang intensif terutama di rumah, tempat di mana anak-anak banyak menghabiskan waktu, dianggap sangat penting oleh Puji.

“Sementara itu waktu yang paling banyak mengawasi yaitu di rumah, oleh karena itu sesibuk apapun orang tua harus memperhatikan perkembangan anak,” kata Puji.

Puji juga menyoroti adanya sistem peradilan khusus untuk anak-anak yang mampu memberikan sanksi pendidikan bagi mereka yang terlibat dalam tindakan di luar batas, termasuk perundungan.

Ia berharap pendekatan ini dapat membantu anak-anak untuk lebih matang dalam pemikiran dan perilaku mereka.

“Sehingga dalam hal ini ada kematangan dalam berpikir anak tersebut,” tandasnya.

Bullying DPRD Prov Kaltim Puji Setyowati
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleReza Fachlevi Dukung Literasi Melalui Akses Inklusif
Next Article KORMI Gelar APMO: Pentingnya Kebugaran Menurut Kang Denda

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025

117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

14 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat

Kroscek Alfi Salamah

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Travel Alfi Salamah

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.