Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UMB dan Pesantren Khalifa Bangkitkan UMKM Halal di Era Digital

Alfi SalamahAlfi Salamah5 Desember 2024 Indonesia 742 Views
Pendampingan produk halal dan digital marketing
Hj. Mukhlishah, M.Ag., Dr. Hj. Imas Kurniasih, dan Hj. Yani Mulyani saat memberikan materi di hadapan UMKM sekitar Pesantren Khalifa, Citepus, Kec. Cisayong (5/12/2024) (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – “Halal bukan sekadar bahan, tapi juga proses.” Pesan ini mengemuka dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) di Pesantren Pramuka Khalifa, Citepus, Cisayong, Kamis (5/12/2024).

Kegiatan yang melibatkan tim dosen dan mahasiswa ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk halal serta strategi pemasaran digital untuk pengembangan UMKM.

Dr. Imas Kurniasih, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMB, menegaskan bahwa halal tidak hanya terkait bahan dasar, tetapi juga proses produksi dan citra produk.

“Nama atau merek makanan jangan sampai berasosiasi dengan hal haram, termasuk hewan yang diharamkan,” ungkapnya saat memberikan pelatihan.

Mukhlishah, M.Ag., anggota tim, memberikan penekanan pada pentingnya digital marketing sebagai sarana memperluas pasar.

“Kini serba online. Internet sudah mendukung. Produk desa harus masuk marketplace dengan alat pembayaran yang mudah. Kepercayaan konsumen adalah kunci,” jelas Mukhlishah.

Tidak hanya teori, Yani Mulyani, mahasiswa UMB yang terlibat aktif memfasilitasi kegiatan, mengajak peserta yang hadir untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya.

“Kita punya peluang yang sama. Jadilah wanita kuat dan produktif, jangan bergantung pada suami saja,” katanya.

Yani juga mengingatkan bahwa kemasan produk sangat penting dalam menarik perhatian konsumen.

Dewan Pengasuh Pesantren, Dr. Lina Marlina, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengungkapkan pentingnya sinergi antara pesantren dan akademisi untuk memberdayakan UMKM berbasis pesantren.

“Produk halal itu jaminan untuk masyarakat. Santri bisa belajar banyak, dan produk halal berkualitas akan mendukung kemandirian,” katanya dalam sambutan pembukaan.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun jejaring antara UMKM lokal dengan pasar yang lebih luas melalui pendekatan halal dan digital.

Dr. Imas Kurniasih Mukhlishah Pesantren Khalifa Sertifikasi Produk Halal Yani Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTimnas Putri Indonesia Raih Trofi Perdana di Piala AFF 2024
Next Article Duel Shin Tae-yong vs Kim Sang-sik di Piala AFF 2024 Jadi Sorotan Media Korsel

Informasi lainnya

Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000

25 Desember 2025

“Akhirnya Paham Cara Menemukan Celah Kebaruan Riset.”

5 Juli 2025

Menemukan Celah Kebaruan Riset di Jantung Komunitas Pesantren

5 Juli 2025

Haji Ilegal: Dosa Berlapis Risiko di Negeri Dua Tanah Suci

9 Mei 2025

Jambore Pramuka Muslim Dunia Ditargetkan Gaet 15.000 Peserta

6 Mei 2025

Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Berasal dari Masyarakat

21 April 2025
Paling Sering Dibaca

Waktu Takbiran Idul Adha, Kapan Dimulai?

Islami Udex Mundzir

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi