Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Berasal dari Masyarakat

Pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional memantik diskusi sejarah. Dimulai dari seminar, kini masuk meja pemerintah.
ErickaEricka21 April 2025 Indonesia
Presiden ke-2 RI Soeharto
Presiden ke-2 RI Soeharto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Proses pengusulan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai Pahlawan Nasional terus bergulir. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa usulan tersebut tidak datang dari pemerintah, melainkan dari aspirasi masyarakat yang muncul lewat berbagai forum publik.

“Masukan dari masyarakat lewat seminar, dan lain sebagainya. Setelah seminar selesai, ada sejarawannya, ada tokoh-tokoh setempat, dan juga narasumber lain yang berkaitan dengan tokoh yang diusulkan jadi pahlawan nasional,” ujar Mensos Saifullah saat menghadiri acara halalbihalal di Jakarta, Minggu (20/4/2025) malam.

Usulan tersebut akan melewati beberapa tahap administratif. Setelah diverifikasi dan diterima oleh bupati atau wali kota, usulan akan diteruskan ke tingkat gubernur. Di sana, dilakukan seminar lanjutan untuk memperdalam validitas dan penguatan historis.

“Setelah itu, nanti prosesnya naik ke atas, ke gubernur. Ada seminar lagi, setelahnya baru ke kami,” jelas Saifullah.

Kementerian Sosial, melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, akan membentuk tim lintas sektor untuk membahas seluruh nama calon pahlawan dari seluruh Indonesia. Tim ini terdiri dari akademisi, sejarawan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga:
  • Pemeriksaan Kesehatan Ungkap Risiko Sindrom Metabolik
  • Menag Sebut Kepemimpinan Inklusif Bawa Kemaslahatan bagi Umat
  • UMB dan Pesantren Khalifa Bangkitkan UMKM Halal di Era Digital
  • Indonesia Re Asah Keahlian Pelaku Asuransi Jiwa

“Setelah kami matangkan, kami diskusikan dan finalisasi. Kami tanda tangani dan langsung dikirim ke Dewan Gelar,” ujar Saifullah.

Sebelumnya, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos, Mira Riyati Kurniasih, menyatakan bahwa hingga Maret 2025 sudah ada 10 nama masuk dalam daftar calon Pahlawan Nasional. Termasuk di antaranya Soeharto yang diajukan dari Jawa Tengah.

Selain Soeharto, beberapa tokoh lain yang kembali masuk daftar adalah Abdurrahman Wahid (Jawa Timur), Bisri Sansuri (Jawa Timur), Idrus bin Salim Al-Jufri (Sulawesi Tengah), Teuku Abdul Hamid Azwar (Aceh), dan Abbas Abdul Jamil (Jawa Barat).

Empat tokoh baru juga masuk daftar usulan tahun ini, yaitu Anak Agung Gede Anom Mudita (Bali), Deman Tende (Sulawesi Barat), Midian Sirait (Sumatera Utara), dan Yusuf Hasim (Jawa Timur).

Usulan terhadap Soeharto menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian menilai jasanya dalam pembangunan dan stabilitas nasional layak dihargai.

Artikel Terkait:
  • Kalsel Jadi Percontohan Seleksi Petugas Haji 2025
  • Ketua MPR RI Bahas Museum Rasulullah dan Kolaborasi Global di Mekah
  • Aston Samarinda Hadirkan Menu Spesial “Aneka Sapo” untuk Pecinta Kuliner
  • PT Perindo Salurkan Makan Bergizi Gratis di SD Jakarta Utara

Namun, tak sedikit pula yang menyoroti sisi kontroversial masa kepemimpinannya, terutama terkait pelanggaran HAM dan korupsi.

Namun bagi Kemensos, semua usulan akan ditinjau berdasarkan kriteria objektif. Dalam hal ini, keterlibatan tim ahli sejarah menjadi faktor penting untuk memastikan layaknya seorang tokoh menyandang gelar pahlawan.

Proses penetapan gelar Pahlawan Nasional tak bisa diputuskan secara sepihak. Setelah melalui evaluasi Kemensos, usulan akan dibahas Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang berada di bawah Sekretariat Negara.

“Bukan hanya popularitas atau jasa semasa hidupnya, tapi integritas sejarah yang diuji,” jelas Mira sebelumnya.

Jangan Lewatkan:
  • Harga Tiket Pesawat Turun, Kado Manis Nataru dari Pemerintah
  • Prof Giyatmi Dilantik, Usung Lima Pilar Transformasi USAHID
  • Haji Ilegal: Dosa Berlapis Risiko di Negeri Dua Tanah Suci
  • Unisba Raih Medali Perunggu di Ajang OFI 2024 di Padang

Publik pun menanti, apakah nama Soeharto akan lolos sebagai pahlawan nasional dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang, atau justru kembali mengendap dalam perdebatan sejarah panjang bangsa ini.

Kemensos Mensos Pahlawan Nasional Soeharto Usulan Tokoh Pahlawan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSekda Kukar Hadiri Pembahasan Usulan Sekolah Rakyat di Jakarta
Next Article AS Kritik Sertifikasi Halal Indonesia: Dinilai Mahal dan Tak Transparan

Informasi lainnya

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

29 Januari 2026

Sarwo Edhie Wibowo, Prajurit dalam Badai Sejarah

4 Januari 2026

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

4 Januari 2026

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

4 Januari 2026

Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy

Editorial Udex Mundzir

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Opini Udex Mundzir

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

Profil Alfi Salamah

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi