Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Rapak Dalam Keluhkan Akses Pendidikan, Andi Satya Dorong Kembalinya SMAN-10

Pemerintah segera perhatikan kurangnya sekolah negeri di daerah seperti Rapak Dalam
SilvaSilva6 November 2024 DPRD Kaltim
Andi Satya Adi Saputra
Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Ketika akses pendidikan negeri masih terbatas, harapan warga Rapak Dalam, khususnya di RT-3, Samarinda Seberang, pun semakin kuat.

Dalam pertemuan reses yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, masyarakat kembali mengungkapkan keluhan mereka terkait terbatasnya pilihan sekolah negeri di wilayah tersebut.

Pada kesempatan yang berlangsung pada Rabu, (6/11/2024), Andi Satya menampung aspirasi warga yang menginginkan keberadaan SMA Negeri lebih dekat, salah satunya dengan mengembalikan SMAN-10 ke lokasi asalnya.

Meskipun terdapat SMAN 4 Samarinda yang cukup dekat, warga merasa satu-satunya sekolah negeri di sekitar mereka tidak cukup untuk menampung jumlah pelajar yang terus berkembang.

“Sistem zonasi bertujuan agar anak-anak bisa sekolah di dekat rumah, tapi kenyataannya, dengan sekolah negeri yang terbatas, itu menjadi tantangan besar bagi kami. SMAN 10 yang dulu berada di sini, jika dikembalikan, akan memberikan pilihan lebih banyak bagi anak-anak di Rapak Dalam dan sekitarnya,” ujar Andi Satya, yang turut menyoroti pentingnya pemulihan SMAN-10 di lokasi semula.

Sistem zonasi yang diterapkan pemerintah, meski dirancang untuk menyederhanakan akses pendidikan, kini menghadapi hambatan di daerah-daerah dengan jumlah sekolah negeri yang minim.

Warga Rapak Dalam merasa sistem ini belum efektif karena tingginya persaingan untuk masuk ke SMAN 4 yang ada, sementara kebutuhan akan pendidikan yang terjangkau semakin mendesak.

“Kalau SMAN-10 dipindahkan dan tidak ada pilihan lain, sistem zonasi malah tidak bisa diandalkan. Kami hanya ingin anak-anak kami mendapatkan pendidikan yang dekat dan merata. Harapan kami sederhana, bisa masuk sekolah negeri dengan mudah,” tegas Andi Satya.

Masyarakat berharap pemerintah dapat mendengar dan memenuhi harapan mereka, agar pendidikan di Kalimantan Timur bisa lebih merata. Mereka ingin agar pemerintah segera memperhatikan kurangnya sekolah negeri di daerah seperti Rapak Dalam.

“Mari bersama-sama mewujudkan pendidikan yang lebih baik untuk masa depan anak-anak kita. Kami berharap aspirasi ini tidak hanya menjadi harapan, tetapi bisa terwujud menjadi kenyataan,” ujar Andi Satya, menutup diskusi reses dengan penuh harapan.

Dengan demikian, keluhan masyarakat ini menggarisbawahi perlunya evaluasi terhadap kebijakan sistem zonasi, khususnya di daerah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan yang memadai.

Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim SMAN 10 Samarinda SMAN 4 Samarinda
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNormalisasi Muara Mahakam untuk Cegah Banjir, Andi Satya Siap Perjuangkan
Next Article Krisis TPU, Andi Satya Akan Perjuangkan Penyediaan Lahan Tambahan

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh

Bisnis Ericka

Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban

Editorial Udex Mundzir

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.