Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB

Fenomena gerhana Bulan total akan dapat disaksikan masyarakat Indonesia pada malam ini hingga dini hari, dengan fase puncaknya terjadi tepat pada Senin (8/9/2025) pukul 01.11 WIB.
ErickaEricka7 September 2025 Saintek
Gerhana
Ilustrasi Gerhana Bulan Total (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Observatorium Bosscha memastikan bahwa gerhana Bulan total 7–8 September 2025 akan melintasi sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena alam ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus, sehingga Bulan masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

Menurut data BMKG, gerhana akan berlangsung selama 5 jam 26 menit 39 detik dengan tujuh fase berbeda. Dimulai dari gerhana penumbral pada Minggu (7/9/2025) pukul 22.28 WIB, gerhana sebagian pada pukul 23.27 WIB, lalu fase totalitas yang dimulai pukul 00.30 WIB. Puncaknya tercatat pada pukul 01.11 WIB, sebelum berakhir pada fase penumbra terakhir pukul 03.55 WIB. Durasi totalitas, saat Bulan tampak merah atau yang dikenal dengan istilah blood moon, akan berlangsung selama 1 jam 22 menit 6 detik.

Peristiwa ini tidak hanya penting dari sisi astronomi, tetapi juga memiliki nilai edukasi tinggi. BMKG bahkan menyiapkan siaran langsung pengamatan gerhana melalui laman resmi mereka, sementara Observatorium Bosscha menggelar livestream kolaborasi dari 22 titik lokasi di Indonesia, termasuk Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Malang, Kupang, hingga Maumere.

Baca Juga:
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia

“Gerhana ini menjadi ajang kolaborasi komunitas astronomi dari berbagai daerah. Selain memberikan edukasi, kegiatan pengamatan bersama juga dapat mempererat keterhubungan masyarakat melalui ilmu pengetahuan,” tulis akun resmi Bosscha Observatory di media sosial.

Bagi umat Islam, gerhana Bulan juga memiliki makna spiritual. Ulama menganjurkan pelaksanaan shalat khusuf saat fenomena ini berlangsung. Beberapa masjid besar di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta telah mengumumkan akan menggelar shalat gerhana berjamaah pada malam ini.

Artikel Terkait:
  • Digital Paper 2023 Lonjakan Inovasi Keluaran Terbaru
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • Chat GPT Akses Informasi Terkini dengan Cepat dan Efektif

Fenomena blood moon terakhir kali terjadi pada November 2022, sehingga kehadiran gerhana tahun ini menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinanti. Para astronom mengingatkan bahwa meskipun gerhana ini bisa dilihat tanpa alat bantu, masyarakat yang ingin mengabadikan momen dianjurkan menggunakan kamera dengan lensa telefoto atau teleskop untuk mendapatkan hasil visual lebih jelas.

Dengan durasi panjang dan cakupan luas, gerhana Bulan total 7–8 September 2025 diperkirakan akan menjadi momen penting bagi pengamatan astronomi, baik bagi masyarakat umum maupun kalangan ilmuwan.

Jangan Lewatkan:
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
  • Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya
  • Android Siapkan Mode Desktop Pintar untuk Lawan DeX
Blood Moon BMKG Bosscha Observatory Fenomena Astronomi Gerhana Bulan 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePKS Kukar Lantik Pengurus Baru, Musda VI Jadi Ajang Konsolidasi
Next Article Orde Baru Jauh Lebih Baik

Informasi lainnya

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026

Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

Sahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital

Editorial Udex Mundzir

Nasaruddin Umar di Puncak Kepuasan Publik

Editorial Udex Mundzir

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Belajar Efektif, Hasil Maksimal

Daily Tips Alfi Salamah

Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi