Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Api Pancasila dari Cisayong

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 3 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Api Pancasila dari Cisayong

Sinergi Mahasiswa, Warga, dan TNI Merawat 'Living Ideology' di Tasikmalaya.
Adit MusthofaAdit Musthofa2 Juni 2026 Daerah
Potret suasana khidmat saat ratusan peserta upacara di Halaman Kantor Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, berdiri tegak dan memberikan hormat bersama dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.
Potret suasana khidmat saat ratusan peserta upacara di Halaman Kantor Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, berdiri tegak dan memberikan hormat bersama dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Pancasila. Api itu harus tetap menyala. Tidak boleh redup. Apalagi padam.

Selasa pagi ini. Matahari baru saja bangkit di langit Kabupaten Tasikmalaya. Udara segar. Pukul 07.30 WIB tepat. Halaman Kantor Kecamatan Cisayong mendadak riuh. Tapi tertib. Sangat khidmat.

Ratusan jiwa berkumpul di sana. Mereka berdiri tegak. Berbaris rapi. Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar. Temanya dahsyat: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. Kalimat itu berat. Tapi penuh energi optimisme.

Lihatlah sekeliling lapangan. Sungguh menyegarkan mata.

Ibu-ibu dari DW dan PKK tampil anggun. Mereka mengenakan kebaya nasional. Warnanya beragam. Cerah. Bapak-bapak tak mau kalah. Beragam corak batik nusantara dikenakan. Kaya makna. Sementara para ASN dan perangkat desa berdiri tegap. Seragam Korpri lengkap. Biru membentang di tengah lapangan.

Di antara warna-warni itu, ada barisan muda yang menyita perhatian. Jaket almamater mereka berwarna kuning cerah. Menyala di bawah sinar matahari pagi. Mereka adalah barisan mahasiswa Universitas Terbuka (UT). Kehadiran jas kuning ini menyuntikkan energi segar. Darah muda. Harapan masa depan bangsa.

Hebatnya lagi, srikandi-srikandi muda berjaket kuning ini mengambil peran sentral pagi itu.

Baca Juga:
  • Hetifah Sjaifudian: Kopi Menjadi Inovasi Sumber Kehidupan Anak Muda
  • PLN Berikan Pelatihan Kelistrikan dan Fotografi Gratis bagi Warga
  • Kukar Bentuk Satgas Program MBG Nasional
  • Kejagung Telusuri Dugaan Korupsi: Mantan Kadis ESDM Diperiksa Terkait Izin PT Sendawar Jaya

Suara jernih yang memandu seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir? Itu milik seorang mahasiswi UT. Ia bertugas sebagai pembawa acara. Tenang. Lugas. Tak ada nada gugup.

Lalu, satu lagi mahasiswi almamater kuning tampil ke depan. Tugasnya tidak main-main. Membaca naskah Undang-Undang Dasar 1945. Suaranya lantang. Menggema memecah pagi. Menggetarkan dada siapa saja yang mendengar.

Momen foto bersama seluruh elemen peserta upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, menampilkan kebersamaan antara jajaran TNI, ASN, aparat desa, mahasiswa UT, dan perwakilan masyarakat.
Momen foto bersama seluruh elemen peserta upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, menampilkan kebersamaan antara jajaran TNI, ASN, aparat desa, mahasiswa UT, dan perwakilan masyarakat.

Di depan barisan warga sipil dan mahasiswa itu, berdiri sosok-sosok pemandu yang tak kalah sigap. Personel TNI. Posisi mereka sangat krusial.

Mereka yang memimpin jalannya formasi. Bertindak sebagai komandan upacara. Menjadi komandan pasukan. Berdiri kokoh di depan peleton-peleton sipil. Mengawal jalannya upacara agar presisi, rapi, dan disiplin penuh.

Penampilan mereka juga mencuri perhatian. Gagah sekali. Seragam mereka baru!

Bukan lagi loreng 1982 yang didominasi warna gelap. Seragam legendaris itu sudah diregenerasi sejak HUT ke-80 TNI akhir 2025 lalu. Kini para prajurit itu mengenakan loreng digital sage green. Hijau keabu-abuan. Lebih segar. Lebih menyatu dengan alam.

Tiba saatnya amanat. Danramil Cisayong melangkah mantap ke mimbar. Letda Inf Mahfudin, S.M. Beliau bertindak selaku Inspektur Upacara.

Artikel Terkait:
  • Demo Buruh di Tasikmalaya, Wali Kota Tak Temui Massa
  • Launching Sukri Institute, Nidya Listiyono Beri Penghargaan pada Wartawan MSI Grup
  • Tunda Pilkada Serentak 2024? Keputusan Bergantung Kesiapan KPU RI dan Polri
  • SiJamed, Sistem Inovatif Diskominfo Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Bergengsi

“Api Pancasila tetap menyala! Kita harus mengajak dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup!,” ungkapnya, Selasa (2/6/2026).

Ideologi yang hidup. Living ideology. Sebuah ajakan yang bertenaga.

Artinya jelas. Pancasila harus bernyawa dalam setiap tindakan kita sehari-hari. Di kantor kecamatan. Di balai desa. Di kampus. Di pasar. Hingga di dalam rumah tangga. Gotong royong harus nyata. Saling menghargai harus konkret.

Upacara akhirnya selesai. Barisan dibubarkan.

Namun, semangat yang menyala di halaman Kantor Kecamatan Cisayong pagi ini tidak ikut bubar. Energi positifnya justru merembes keluar lapangan. Menyebar ke sanubari setiap peserta yang pulang.

Pancasila bukan masa lalu yang usang. Ia adalah masa depan yang harus terus kita perjuangkan.

Jangan Lewatkan:
  • Bupati Kukar Paparkan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024
  • Penumpang Bandara Soetta Tembus 168 Ribu Saat Arus Balik
  • Merajut Kembali Wibawa Keraton Surakarta
  • Kemendikbudristek Dorong Transisi Menyenangkan PAUD dan SD di Kutai Kartanegara

Api itu tetap menyala. Hari ini. Esok. Dan selamanya.

Hari Lahir Pancasila Kabupaten Tasikmalaya Kecamatan Cisayong Pancasila Universitas Terbuka (UT)
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGenerasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Informasi lainnya

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Editorial Udex Mundzir

Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh

Islami Alfi Salamah

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Suharno Maknai Kemerdekaan Indonesia ke-78 dengan Syukur dan Semangat Perjuangan

Argumen Alwi Ahmad
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi