Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Band Punk Sukatani Viral, Minta Maaf ke Polri Soal Lagu “Bayar Bayar Bayar”

Permintaan maaf Sukatani jadi sorotan, warganet dan musisi justru beri dukungan atas kritik sosial mereka.
SilvaSilva21 Februari 2025 Figur
Band Punk Sukatani Viral Minta Maaf ke Polri
Band Punk Sukatani Viral Minta Maaf ke Polri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Band punk asal Purbalingga, Sukatani, mendadak viral setelah merilis video permintaan maaf kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar.” Permintaan maaf itu disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @sukatani.band, pada Kamis (20/02/2025).

Dalam video tersebut, dua personel Sukatani, Muhammad Syifa Al Lutfi (gitaris) yang dikenal dengan nama panggung Alectroguy, dan Novi Citra Indriyati (vokalis) yang memiliki nama panggung Twister Angel, berdiri berdampingan dengan wajah terbuka di depan papan tulis. Mereka meminta maaf kepada Kapolri dan institusi Polri karena lirik lagu mereka dianggap menyinggung aparat kepolisian.

“Pada hari ini, Kamis tanggal 20 Februari 2025, saya Muhammad Syifa Al Lutfi dan Novi Citra Indriyati, memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami ‘Bayar Bayar Bayar’ yang liriknya menyebut ‘bayar polisi’,” ujar Alectroguy dalam video klarifikasi tersebut.

Permintaan maaf ini muncul setelah lagu tersebut viral di media sosial dan sempat diunggah di platform Spotify. Menurut mereka, lagu itu sebenarnya diciptakan sebagai kritik sosial terhadap oknum polisi yang menyalahgunakan wewenang, bukan ditujukan untuk seluruh institusi kepolisian.

“Kami menciptakan lagu ini sebagai bentuk kritik terhadap oknum kepolisian yang melanggar aturan,” tambah Twister Angel dalam video yang sama.

Sebagai bentuk itikad baik, band Sukatani telah menarik lagu “Bayar Bayar Bayar” dari semua platform musik digital. Mereka juga mengimbau para warganet yang memiliki video penampilan band tersebut atau yang mengunggah lagu itu di berbagai media sosial untuk segera menghapusnya.

Baca Juga:
  • Udin, Anak Tambah Ban, DPRD Paling Lantang Tolak Tambang Ilegal di Kaltim
  • Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur
  • Ning Ita Beri Pesan Istimewa untuk Muhammadiyah Kota Mojokerto
  • Ihsan Jaya Faturrohman Juara Lomba Esai Pharmacy UI 2024

“Melalui pernyataan ini, kami telah mencabut dan menarik lagu tersebut. Kami juga mengimbau semua pengguna media sosial yang memiliki video atau lagu itu untuk menghapusnya,” kata Alectroguy.

Band tersebut menegaskan bahwa pernyataan permintaan maaf mereka dibuat secara sukarela tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

“Pernyataan ini kami buat dengan sadar, tanpa paksaan, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan yang Maha Esa,” tutup mereka.

Meski telah meminta maaf, aksi Sukatani justru mendapat gelombang dukungan dari warganet dan para musisi.

“Aku bersama kalian,” tulis Iga Massardi, vokalis Barasuara, di kolom komentar unggahan klarifikasi tersebut.

Senada dengan itu, musisi Fiersa Besari juga memberi dukungan. “Semangat, Sukatani. Maju terus!” tulisnya.

Artikel Terkait:
  • Lina Marlina: Sekolah Ramah Anak, Bukan Sekadar Slogan
  • Gibran Colek Ganjar, Warganet Kritik Gubernur Sibuk Kampanye
  • Gus Barra Nyatakan Siap Menjadi Bupati Mojokerto 2024
  • Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf

Soleh Solihun, komedian sekaligus musisi, turut menyemangati dengan komentar singkat, “Tetap semangat!”

Tak sedikit juga warganet yang menganggap kritik Sukatani justru mewakili keresahan masyarakat.

“Kalian enggak salah. Kita semua juga tahu, kalau mau damai kudu bayar bayar bayar,” tulis akun @hanum.

Kasus ini memantik perbincangan publik tentang kebebasan berekspresi dan seni sebagai medium kritik sosial. Banyak yang menilai permintaan maaf Sukatani merupakan bentuk tekanan terhadap musisi independen yang ingin menyuarakan keresahan publik melalui karya mereka.

Meski begitu, Sukatani tetap mendapat simpati luas, terutama dari komunitas musik indie dan punk yang selama ini dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu sosial. Dukungan dengan tagar #KamiBersamaSukatani pun menggema di media sosial sebagai bentuk solidaritas.

Jangan Lewatkan:
  • Ali Hamdi Tolak Wacana Pemilu Legistatif dengan Sistem Tertutup
  • Zena: Harus Komitmen Bebas Asap Rokok Demi Sekolah Ramah Anak
  • Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka
  • Wakil Rektor II UMJ Raih Guru Besar, Dorong Kemajuan Akademik

Ke depan, publik berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga ruang berekspresi yang sehat, tanpa mengabaikan etika dan tanggung jawab sosial.

Band Punk Sukatani Kritik Sosial Band Punk Lagu Bayar Bayar Bayar Permintaan Maaf ke Polri Sukatani Band Purbalingga
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHasto Kristiyanto Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye dan Borgol
Next Article Bupati Kukar Resmikan Dua Rumah Layak Huni dari BAZNAS

Informasi lainnya

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

29 Mei 2026

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

3 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025

UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia

24 Maret 2025

Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf

10 Maret 2025
Paling Sering Dibaca

Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Islami Alfi Salamah

Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Tidur Nanti Saja

Profil Adit Musthofa

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, Hanya Legitimasi Kemenangan Petahana

Perspektif Udex Mundzir

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi