Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham

Penyesuaian waktu bursa diusulkan untuk jangkau investor WITA dan WIT serta jaga daya saing kawasan.
ErickaEricka19 Juni 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji kemungkinan perpanjangan jam perdagangan saham dengan mempertimbangkan tiga skenario waktu baru. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau lebih luas investor dari berbagai zona waktu serta meningkatkan likuiditas pasar.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa kajian ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan survei kepada para pemangku kepentingan. Tiga skenario waktu yang dipertimbangkan antara lain: pukul 08.00–16.00 WIB, 09.00–17.00 WIB, atau 08.00–17.00 WIB.

“Opsi-opsi itu masuk dalam kajian yang tentunya belum bisa kita tentukan sekarang,” ujar Jeffrey saat membuka Sharia Investment Week 2025 di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan bahwa penyesuaian waktu perdagangan juga mempertimbangkan pertumbuhan jumlah investor dari wilayah luar Jawa. Data BEI menunjukkan, dalam tiga tahun terakhir, kontribusi investor dari luar Jawa meningkat, menggeser dominasi Jawa dari 70 persen menjadi sekitar 67–68 persen.

“Kita perlu perhatikan investor di zona WITA dan WIT. Jam perdagangan saat ini berbasis WIB, sehingga perlu disesuaikan agar lebih inklusif,” jelas Jeffrey.

Selain menjangkau lebih banyak investor dalam negeri, BEI juga mempertimbangkan persaingan dengan bursa regional dan global. Beberapa bursa di kawasan, termasuk Amerika Serikat, tengah mempertimbangkan memperpanjang jam operasional mereka, yang bisa memengaruhi daya saing pasar modal Indonesia.

Namun, Jeffrey memastikan bahwa skenario perpanjangan jam ini belum akan diterapkan dalam waktu dekat. BEI masih fokus pada proses implementasi sistem perdagangan baru yang menyerap sebagian besar sumber daya internal.

“Kelihatannya nggak (tahun 2025), karena kan kita sedang dalam proses implementasi sistem perdagangan baru. Jadi resources kita saat ini mungkin akan fokus di situ,” ujarnya.

Saat ini, jam perdagangan saham di BEI terbagi dalam dua sesi: sesi I dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan sesi II dari pukul 13.30 hingga 16.15 WIB. Perubahan waktu perdagangan akan melibatkan penyesuaian sistem dan kesiapan pelaku pasar.

Kajian ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang mendukung pendalaman pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat layanan bagi investor di seluruh Indonesia.

Bursa Efek Indonesia Ekonomi Bursa Investor WITA WIT Jam Perdagangan Saham Pasar Modal Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleThe Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah
Next Article BPDP Siap Dampingi UKMK Sawit Tembus Pasar Ekspor

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Bisnis Assyifa

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.