Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 6 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BPSDM Provinsi Maluku Belajar Lapangan di wa Kota Mojokerto

Alwi AhmadAlwi Ahmad7 Agustus 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima kunjungan studi lapangan dari angkatan VIII Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku. Dalam kunjungan ini, Wali Kota memaparkan rencana pengembangan Kota Mojokerto sebagai destinasi pariwisata dengan proyek Taman Bahari Mojopahit yang akan menjadi ikon wisata kota. Dia juga menyebutkan potensi sejarah Kota Mojokerto yang pernah menjadi tempat tinggal Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia, selama 8 tahun. Ning Ita, panggilan akrab Wali Kota, berencana membangun Gallery Soekarno masa kecil untuk memajukan sejarah dan literasi digital di kota tersebut.

“Saya sudah menulis buku tentang jejak Soekarno di Kota Mojokerto dan nanti bisa dibagikan sebagai cindera mata,” ungkap Ning Ita di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Senin (7/8/2023).

Sejarah dan Potensi Kota Mojokerto

Ning Ita mengungkapkan tempat bermain Soekarno adalah Balai Kota Mojokerto, yang kini ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Dia menjelaskan bahwa Presiden Soekarno dulu bersekolah di SDN Purwotengah dan SMPN 2 Kota Mojokerto, yang juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan didaftarkan ke Kemendikbudristek. Tempat-tempat tersebut telah dikunjungi oleh beberapa tokoh nasional. Rencananya, akan dibangun Gallery Soekarno masa kecil yang berfokus pada literasi dan digitalisasi, membedakan dirinya dari museum konvensional.

“Presiden Soekarno dulu sekolah di SDN Purwotengah Kota Mojokerto dan SMPN 2 Kota Mojokerto. Kedua sekolah tersebut sudah kami tetapkan sebagai bangunan cagar budaya dan sudah kami daftarkan ke Kemendikbudristek,” jelas Ning Ita.

“Kami juga sudah membuat grand design yang saat ini masih dalam proses untuk bisa mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Mengingat hal ini bangunan cagar budaya, maka kami tidak berani membangun, merevitalisasi ataupun merestorasi karena undang-undangnya jelas, salah bisa berakibat pidana,” terang Ning Ita.

Lebih lanjut dikatakannya, semoga di tahun depan hasil koordinasi dengan lintas Kementerian ini bisa segera dilakukan restorasi sebagian.

“Harapannya, tempat bersejarah itu akan dibangun sesuai dengan grand design yang kami ajukan yakni Gallery Soekarno masa kecil. Disana akan ada pusat literasi tentang Soekarno di masa kecil tetapi semuanya disajikan dalam skema digitalisasi. Tidak lagi seperti museum-museum yang menghadirkan barang-barang bersejarah namun barang-barang bersejarahnya juga ada seperti papan tulis, bangku sekolah dan lonceng sekolah,” papar Ning Ita.

Ning Ita menyebutkan, hal ini merupakan sejarah besar yang ada di Kota Mojokerto. Itulah yang menjadi penyemangat motivasi meskipun Kota Mojokerto terbatas sumber daya alamnya tetapi Kota Mojokerto punya potensi sumber daya manusia yang luar biasa.

“Kami punya semangat kebesaran dan kejayaan Majapahit. Itulah semangat yang ada di dalam darah kami. Kami optimis Kota Mojokerto bisa menjadi kota yang memiliki daya saing dan kemandirian. Saya kira hasil-hasil dari kerja kami itu bisa dilihat secara nyata didalam setiap indikator kinerja. Setiap indikator kinerja ini mengalami peningkatan yang graduated. Artinya kerja kami tidak sia-sia,” tandas Ning Ita.

Semangat Kota Mojokerto dan Kerjasama dengan BPSDM Maluku

Faizal Ahmad dari BPSDM Provinsi Maluku memberi apresiasi terhadap inovasi sumber daya manusia Kota Mojokerto, termasuk Inovasi GAYATRI, Inovasi SIPANDU, Inovasi SIMOKER, dan Inovasi GEMPA GENTING. Ia menjelaskan bahwa kerjasama telah terjalin antara BPSDM Provinsi Maluku dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempelajari best practice dari kota maju, seperti Kota Mojokerto.

“Inovasi sumber daya manusia Kota Mojokerto sangat luar biasa. Contohnya seperti Inovasi GAYATRI, Inovasi SIPANDU, Inovasi SIMOKER dan Inovasi GEMPA GENTING. Semoga teman-teman peserta bisa menerapkan di Provinsi Maluku,” ucap Faizal.

Faizal menjelaskan, BPSDM Provinsi Maluku sudah membangun kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kemudian kami berkonsultasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kota/Kabupaten mana yang maju di Provinsi Jawa Timur. Saat itu kami diberitahu ada beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang maju perkembangannya. Pilihan kami ke Kota Mojokerto karena kami tertarik dengan sumber daya alam yang sedikit tapi kota ini maju. Jadi Kota Mojokerto ini sama seperti Singapura dan Jepang. Sumber daya alamnya sedikit namun sumber daya manusianya luar biasa,” terang Faizal.

Tujuan Kunjungan BPSDM

Faizal Ahmad menjelaskan tujuan studi lapangan BPSDM Provinsi Maluku ke Kota Mojokerto, yaitu membantu peserta menemukan praktik terbaik dalam manajemen organisasi. Meningkatkan kinerja organisasi, serta mengurangi biaya melalui pencegahan kesalahan dan penyederhanaan proses. Ia memuji kemajuan Kota Mojokerto dengan sumber daya manusia yang luar biasa, meskipun sumber daya alamnya terbatas. Kunjungan ini juga menjadi inspirasi bagi Provinsi Maluku dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan pengembangan organisasi mereka.

Faizal menyebutkan, total ada 40 peserta dari Provinsi Maluku yang hadir di acara ini. Mereka terdiri dari 14 peserta perwakilan Pemkab Maluku Tengah, 17 peserta perwakilan Pemkab Buru Selatan, 5 peserta perwakilan Pemkab Seram Bagian Timur dan 4 peserta perwakilan Pemkot Ternate.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJamdun Waspada Topan Setelah Dihantam Cuaca Panas Ekstrem
Next Article Revitalisasi Ujian SIM di Kabupaten Blitar Kini Lebih Efisien

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.