Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti

Kecerdasan buatan (AI) diprediksi membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan jutaan lapangan kerja di Indonesia.
AssyifaAssyifa11 Maret 2025 Saintek
Dampak AI terhadap ekonomi Indonesia
Revolusi AI di Indonesia: Peluang Ekonomi dan Lapangan Kerja Baru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) diproyeksikan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyatakan bahwa AI tidak hanya berperan sebagai alat bantu, tetapi juga menjadi pemain kunci dalam berbagai sektor ekonomi.

“Penggunaan teknologi semakin masif di Indonesia. Ke depan, AI bukan hanya sekadar enabler, melainkan bisa menjadi pemain penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Nailul di Jakarta, Senin (11/3/2025).

Menurutnya, tren peningkatan penggunaan ponsel dan internet di Indonesia menunjukkan bahwa pemanfaatan AI akan semakin luas, terutama dalam sektor digital dan keuangan. AI telah diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari sistem pembayaran digital, prediksi kelayakan kredit, hingga analisis pemasaran yang lebih efisien.

“Di sektor keuangan, AI saat ini sudah digunakan untuk memprediksi apakah seseorang layak mendapatkan kredit atau tidak. Hal ini menggantikan proses manual yang selama ini memakan waktu lebih lama,” jelasnya.

Meskipun AI berpotensi menggantikan beberapa pekerjaan konvensional seperti administrasi, akuntansi, dan entri data, Nailul menekankan bahwa teknologi ini juga akan menciptakan sekitar 97 juta lapangan pekerjaan baru di berbagai bidang.

“AI akan menggantikan beberapa pekerjaan, tapi ini membuka 97 juta lapangan kerja baru, terutama di bidang pengolahan data, analisis data, dan pengembangan pembelajaran mesin. Kita perlu menyiapkan SDM yang siap menghadapi perubahan ini,” tambahnya.

Ia juga menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi AI, terutama di sektor keuangan, dengan tingkat potensi kerentanan mencapai 57 persen. Namun, Nailul menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki regulasi terkait keamanan data, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah implementasi yang lebih optimal.

Untuk memastikan kesiapan Indonesia dalam menghadapi revolusi AI, Nailul menyarankan pemerintah untuk fokus pada pengembangan SDM melalui pelatihan dan inovasi di berbagai bidang, termasuk penelitian dan infrastruktur digital. Dengan langkah yang tepat, AI tidak hanya akan menjadi ancaman bagi pekerjaan lama, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

AI dan Ekonomi Kecerdasaan Buatan Peluang Kerja AI Revolusi Digital SDM Teknologi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKantor Baru Loa Ipuh Dibangun Tahun Ini, Warga Antusias
Next Article Libur Sekolah Dimajukan, Menag Harap Kemacetan Mudik Berkurang

Informasi lainnya

Resonansi Orbit dan Gerhana Total

3 Maret 2026

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

3 Maret 2026

Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

28 Desember 2025

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

26 Desember 2025

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

21 Desember 2025

Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

23 November 2025
Paling Sering Dibaca

Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!

Islami Adit Musthofa

Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman

Islami Alfi Salamah

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Syarikat Islam Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Ekonomi dan Solidaritas Umat

Islami Ericka

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi