Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Coretax Gangguan, Wamenkeu Akui Tak Tahu Kapan Selesai Diperbaiki

Sistem perpajakan yang error dinilai memperparah likuiditas pelaku usaha di tengah perlambatan ekonomi nasional.
ErickaEricka14 Mei 2025 Ekonomi
gangguan sistem Coretax dan dampaknya pada ekonomi
Ilustrasi gangguan sistem Coretax (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Permasalahan pada sistem perpajakan digital Coretax milik Kementerian Keuangan terus menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha. Ketidakstabilan sistem ini membuat proses penerbitan faktur pajak terganggu dan berdampak pada kelancaran arus kas perusahaan.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengakui bahwa hingga saat ini belum diketahui secara pasti kapan sistem tersebut akan sepenuhnya pulih. Ia menyebut pihaknya terus melakukan perbaikan, namun sifatnya masih bertahap dan menyesuaikan kondisi teknis.

“Pokoknya kita perbaiki terus secara berkala ya,” ujarnya usai menghadiri acara diskusi publik di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Sebagai bentuk kompensasi, Kemenkeu disebut telah memberikan keringanan administrasi kepada para wajib pajak, termasuk toleransi terhadap keterlambatan pelaporan dan penerbitan faktur akibat gangguan sistem.

Namun, kondisi ini tetap dinilai tidak cukup. Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani, mengungkapkan bahwa sejak Coretax digunakan, jumlah faktur yang berhasil diterbitkan turun drastis dari sebelumnya 60 juta menjadi hanya 30–40 juta per bulan.

“Artinya setengah dari tagihan tidak bisa dilakukan dengan baik. Ini membuat cash flow pengusaha tersendat dan memperparah pelambatan ekonomi di kuartal pertama tahun ini,” ujar Ajib dalam keterangan pada Selasa (13/5/2025).

Menurutnya, pelaku usaha kesulitan mencairkan pembayaran karena penerbitan invoice yang tertunda akibat sistem Coretax. Hal ini memperlambat putaran uang di sektor riil dan membuat aktivitas bisnis melambat secara menyeluruh.

Masalah Coretax ini muncul di tengah tekanan ekonomi yang sedang melambat. Dengan penerimaan pajak yang turun hingga 27,73 persen, efisiensi sistem perpajakan menjadi semakin krusial. Sayangnya, gangguan teknis justru memperburuk kondisi di lapangan.

Ajib menegaskan pentingnya reformasi sistem digital perpajakan yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga disesuaikan dengan daya dukung teknis dan kesiapan SDM. Ia menilai Kemenkeu perlu menyusun roadmap pembenahan yang lebih konkret dan transparan.

Kondisi ini menjadi refleksi bahwa integrasi teknologi dalam birokrasi harus disertai dengan evaluasi dan pembaruan sistem yang berkelanjutan, terutama saat sistem itu menyangkut hajat hidup para pelaku ekonomi nasional.

Coretax Ekonomi Lesu Faktur Pajak Kementerian Keuangan Wamenkeu
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dikritik Keras
Next Article 117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Opini Udex Mundzir

Isra’ Mi’raj dan Problem Solving

Islami Syamril Al-Bugisyi

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

Banyak Tapi Kurang

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.