Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dedi Mulyadi Wacanakan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

Ide kontroversial digulirkan Gubernur Jabar agar bantuan tepat sasaran dan tanggung jawab keluarga lebih seimbang.
ErickaEricka1 Mei 2025 Daerah
Vasektomi syarat bansos Jawa Barat 2025
Ilustrasi bansos Jawa Barat 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Wacana yang digulirkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali memantik diskusi publik. Dalam forum bertajuk “Gawé Rancagé Pak Kadés jeung Pak Lurah” di Bandung, Dedi menyampaikan usulan agar program Keluarga Berencana (KB), khususnya vasektomi, menjadi syarat utama bagi masyarakat yang ingin menerima bantuan sosial dari pemerintah provinsi.

Langkah ini, menurut Dedi, bertujuan agar distribusi bansos dan bantuan pemerintah lainnya seperti beasiswa dan subsidi rumah, tidak hanya terfokus pada satu keluarga besar yang terus bertambah tanpa perencanaan matang.

Ia menilai pembagian bantuan selama ini kurang merata karena banyak keluarga prasejahtera memiliki anak lebih dari dua orang.

“Seluruh bantuan pemerintah nanti akan diintegrasikan dengan KB. Jangan sampai kesehatannya dijamin, kelahirannya dijamin, tetapi negara menjamin keluarga itu-itu juga,” ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Senin (28/4/2025).

Dedi menambahkan bahwa bagi pria yang bersedia menjalani prosedur vasektomi akan diberikan insentif sebesar Rp 500.000 sebagai bentuk dukungan dari pemerintah provinsi.

“Yang vasektomi dikasih insentif Rp 500.000 oleh gubernur,” kata Dedi saat ditemui di Balai Kota Depok pada Selasa (29/4/2025).

Ia meyakini, pengendalian kelahiran merupakan langkah konkret dalam menurunkan angka kemiskinan. Dedi menyebut data dan laporan yang ia terima menunjukkan bahwa keluarga miskin umumnya memiliki lebih banyak anak, tetapi tidak diimbangi dengan kemampuan finansial yang memadai.

Keluhan warga terkait biaya persalinan yang bisa mencapai Rp 25 juta juga menjadi pemicu gagasan ini. Dedi menegaskan bahwa kesiapan finansial harus menjadi syarat utama dalam membentuk keluarga.

“Nah, kalau orang tidak punya kemampuan untuk membiayai kelahiran, kehamilan, pendidikan, ya jangan dulu ingin menjadi orangtua dong,” tegasnya.

Menurutnya, peran laki-laki dalam program KB harus diperkuat agar tidak hanya menjadi beban perempuan. Ia menekankan pentingnya suami turut serta sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga dan masa depan anak-anak mereka.

Dengan kebijakan ini, Dedi berharap sistem bantuan sosial dapat lebih adil dan terarah, sekaligus menjadi instrumen perbaikan kualitas hidup keluarga prasejahtera di Jawa Barat.

Bansos Jawa Barat Dedi Mulyadi Kebijakan sosial Keluarga Berencana Vasektomi Pria
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRelevansi Isu Ijazah Jokowi di Tengah Pengaruhnya yang Masih Kuat
Next Article Mensos Pertimbangkan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

Informasi lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

20 Maret 2026

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Membaca Surah Pendek dalam Shalat Khafifatain

Islami Ericka

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa

Persiapan Ramadhan

Islami Assyifa

Prabowo Tak Berani Pecat Bahlil: Stabilitas Koalisi Mengalahkan Kepentingan Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi