Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?

Dua model AI, DeepSeek dan ChatGPT, menawarkan teknologi berbeda dalam pemrosesan bahasa alami. Masing-masing memiliki keunggulan unik yang menarik perhatian pengguna dan pengembang.
AssyifaAssyifa30 Januari 2025 Saintek
Perbandingan DeepSeek vs ChatGPT
Mana yang lebih canggih, DeepSeek atau ChatGPT? (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – DeepSeek dan ChatGPT kini menjadi dua model kecerdasan buatan (AI) yang banyak dibandingkan dalam dunia teknologi. Keduanya menggunakan model bahasa besar (LLM) dengan kemampuan pemrosesan bahasa alami (NLP), tetapi memiliki pendekatan berbeda dalam pengembangan dan penerapannya.

DeepSeek merupakan model AI yang bersifat open-source, memungkinkan pengembang perangkat lunak lain untuk memanfaatkannya secara lebih fleksibel. Sementara itu, ChatGPT dikembangkan oleh OpenAI dengan pendekatan berbasis model Generative Pre-trained Transformer (GPT) yang lebih tertutup.

“DeepSeek menggunakan arsitektur Mixture of Experts (MoE), yang membagi tugas pemrosesan ke beberapa submodel untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi,” ungkap laporan dari CCN.

Model MoE pada DeepSeek memungkinkan hanya sebagian kecil dari jaringan yang diaktifkan pada setiap tugas, sehingga lebih hemat daya komputasi dibandingkan model monolitik seperti ChatGPT.

ChatGPT, di sisi lain, memiliki jumlah parameter lebih besar, dengan GPT-4 diperkirakan memiliki sekitar 1 triliun parameter. Model ini dilatih menggunakan data yang luas, termasuk teks dari internet, buku, dan jurnal, sehingga lebih unggul dalam menangani pertanyaan kompleks dengan konteks yang mendalam.

Dalam hal performa, DeepSeek lebih cepat dalam tugas-tugas teknis tertentu, seperti pemrograman dan pemecahan masalah logis. Namun, ChatGPT lebih fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk penulisan kreatif dan layanan pelanggan.

“DeepSeek lebih spesifik untuk tugas teknis, sedangkan ChatGPT lebih serbaguna untuk berbagai kebutuhan pengguna,” kata seorang analis AI di bidang teknologi.

Keunggulan lainnya adalah ketersediaan dan biaya penggunaan. DeepSeek dapat diakses secara gratis dan bersumber terbuka, sementara ChatGPT memiliki opsi gratis dan berbayar, dengan fitur tambahan bagi pelanggan premium.

Meskipun begitu, ada perbedaan dalam pendekatan keamanan data. DeepSeek mengumpulkan data seperti alamat IP dan informasi perangkat pengguna, yang menimbulkan kekhawatiran terkait kepatuhan terhadap peraturan privasi global, termasuk GDPR. Sementara itu, OpenAI telah menerapkan anonimisasi data dan mekanisme enkripsi untuk meningkatkan keamanan dan transparansi pengguna.

Dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, pilihan antara DeepSeek dan ChatGPT tergantung pada kebutuhan pengguna. Jika mencari AI yang lebih spesifik dan dapat dikustomisasi, DeepSeek bisa menjadi pilihan. Namun, jika membutuhkan model yang lebih fleksibel dan mudah digunakan, ChatGPT tetap menjadi solusi terbaik.

AI ChatGPT DeepSeek Kecerdasan Buatan Teknologi NLP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB, Ini Skema Baru 2025
Next Article Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola

Informasi lainnya

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

28 Desember 2025

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

26 Desember 2025

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

21 Desember 2025

Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

23 November 2025

BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon

7 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Rahasia Membuat Kentang Goreng Tetap Sehat

Food Alfi Salamah

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

DeepSeek AI: Alternatif AI Murah dari Cina yang Saingi ChatGPT

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
β€œLanding
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor