Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Defisit APBN 2025 Tetap 2,5%, Pemerintah Waspadai Risiko

Sri Mulyani: Defisit tetap terjaga, reformasi perpajakan jadi kunci.
SilvaSilva11 Desember 2024 Ekonomi
Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2025 di Istana Negara, Jakarta
Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2025 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024). (.ss/yt)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 akan tetap sesuai target sebesar 2,53% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Defisit tersebut setara dengan Rp616,2 triliun, berdasarkan rancangan pendapatan negara Rp3.005,1 triliun dan belanja negara Rp3.621,3 triliun.

“APBN 2025 dirancang dengan defisit Rp616,2 triliun atau 2,53 persen dari PDB,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa (10/12/2024).

Untuk mencapai target pendapatan negara, pemerintah mengandalkan reformasi pengumpulan pajak dan bea cukai dengan memanfaatkan teknologi digital. Namun, Sri Mulyani mengingatkan bahwa risiko kebocoran pendapatan negara akibat tindakan ilegal, termasuk korupsi dan penghindaran pajak, harus diatasi dengan serius.

“Bapak Presiden terus menyampaikan agar kebocoran penerimaan negara, terutama dari tindakan ilegal, menjadi pusat perhatian,” tegasnya.

Selain itu, tren persaingan global dalam menawarkan tarif pajak rendah juga menjadi ancaman bagi basis perpajakan Indonesia. Pemerintah akan memitigasi risiko ini dengan memperkuat implementasi program seperti Coretax di bidang pajak dan CEISA di bea cukai.

Sri Mulyani juga memastikan bahwa pembiayaan defisit APBN 2025 akan dilakukan dengan hati-hati. Pemerintah akan memanfaatkan berbagai strategi, termasuk penguatan Sovereign Wealth Fund dan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk menekan biaya defisit.

“Pembiayaan akan dilakukan secara inovatif, sehingga biaya defisit dapat terus ditekan,” jelasnya.

Pemerintah juga memastikan bahwa alokasi belanja negara di APBN 2025 tetap mendukung program prioritas. Misalnya, pendidikan mendapat anggaran Rp724,3 triliun, kesehatan Rp218,5 triliun, perlindungan sosial Rp503,2 triliun, dan ketahanan pangan Rp144,6 triliun.

Salah satu program unggulan, Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapatkan alokasi Rp71 triliun. Program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di pedesaan dengan menyuplai kebutuhan pangan lokal.

“Transfer ke daerah mencapai Rp919,9 triliun, diarahkan agar ada sinkronisasi antara belanja pusat dan daerah untuk mendukung pelayanan publik,” tambah Sri Mulyani.

Dengan strategi fiskal yang terarah dan pengelolaan anggaran yang disiplin, pemerintah optimistis dapat menjaga kestabilan ekonomi sambil mendorong pembangunan berkelanjutan.

APBN 2025 Defisit APBN Ekonomi Indonesia Reformasi Pajak Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePilkada Sidoarjo Dipastikan Berakhir Tanpa Gugatan
Next Article XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Tren Fashion Terbaru 2026

Opini Alfi Salamah

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah

Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Daily Tips Alfi Salamah

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.