Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekspor Terancam, AS Naikkan Tarif Impor Indonesia Jadi 32 Persen

Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan bea masuk tinggi atas produk ekspor Indonesia mulai Agustus 2025.
ErickaEricka8 Juli 2025 Ekonomi
Trump
Presiden AS, Donald Trump (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump resmi menaikkan tarif impor terhadap semua produk asal Indonesia menjadi 32 persen. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan berdampak langsung pada sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

Kebijakan tersebut diumumkan Trump melalui unggahan di media sosial, mempertegas rencana yang pertama kali disampaikan pada April lalu. Dalam pernyataan resminya, Trump menyebut tarif ini masih di bawah yang dianggap ideal untuk menyeimbangkan defisit perdagangan antara AS dan Indonesia.

“Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif sebesar 32 persen kepada Indonesia atas semua produk Indonesia yang dikirim ke AS,” tulis Trump, seraya menegaskan bahwa produk yang dikirim ulang untuk menghindari tarif akan dikenakan tarif lebih tinggi lagi.

Trump menilai Indonesia selama ini menerapkan berbagai hambatan tarif dan nontarif yang merugikan Amerika Serikat secara ekonomi. Ia juga menyebut situasi ini sebagai ancaman terhadap keamanan nasional mereka.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor non-migas Indonesia ke AS sepanjang Januari-Mei 2025 tercatat mencapai US$12,11 miliar, atau sekitar 11,42 persen dari total ekspor non-migas Indonesia. AS merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua setelah Tiongkok.

Sejumlah produk utama Indonesia yang akan terdampak langsung dari kebijakan ini antara lain kopi (US$128,25 juta), minyak kelapa sawit (US$574,04 juta), pakaian jadi (US$1,27 miliar), sepatu olahraga (US$524,84 juta), dan mainan anak-anak (US$72,92 juta).

Lionel Priyadi, Fixed Income and Market Strategist dari Mega Capital Sekuritas, memperingatkan bahwa jika tarif ini diperparah dengan tambahan 10 persen yang sedang dipertimbangkan AS terhadap negara anggota BRICS, dampaknya bisa berat.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di bawah 4,5 persen,” ujarnya, merujuk pada potensi terganggunya ekspor dan berkurangnya minat investor asing.

Kekhawatiran lain juga datang dari sektor industri dalam negeri yang akan kesulitan bersaing karena harga produk menjadi tidak kompetitif di pasar AS. Pemerintah Indonesia disebut telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk segera melakukan negosiasi langsung ke Washington.

Dampak kebijakan tarif tinggi ini dikhawatirkan akan menurunkan volume perdagangan bilateral RI-AS dan memicu efek domino terhadap sektor manufaktur, tenaga kerja, hingga stabilitas neraca perdagangan nasional.

Dampak Perdagangan Ekonomi RI-AS Ekspor Indonesia Kebijakan Perdagangan AS Trump Tarif Impor
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleArab Saudi Pertimbangkan Hapus Sistem Kuota Haji
Next Article Indonesia Upayakan Tarif Impor AS Turun, Negosiasi Masih Berlangsung

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Islami Alfi Salamah

Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Editorial Udex Mundzir

Tarif Trump: Senjata Makan Tuan

Editorial Udex Mundzir

XL dan Smartfren Merger, Bagaimana ‘Nasib’ Pelanggan?

Techno Silva

Mengelola WhatsApp Channel, Panduan Lengkap untuk Kesuksesan dalam Komunikasi Bisnis

Techno Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.