Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekspor Terancam, AS Naikkan Tarif Impor Indonesia Jadi 32 Persen

Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan bea masuk tinggi atas produk ekspor Indonesia mulai Agustus 2025.
ErickaEricka8 Juli 2025 Ekonomi
Trump
Presiden AS, Donald Trump (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump resmi menaikkan tarif impor terhadap semua produk asal Indonesia menjadi 32 persen. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan berdampak langsung pada sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

Kebijakan tersebut diumumkan Trump melalui unggahan di media sosial, mempertegas rencana yang pertama kali disampaikan pada April lalu. Dalam pernyataan resminya, Trump menyebut tarif ini masih di bawah yang dianggap ideal untuk menyeimbangkan defisit perdagangan antara AS dan Indonesia.

“Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif sebesar 32 persen kepada Indonesia atas semua produk Indonesia yang dikirim ke AS,” tulis Trump, seraya menegaskan bahwa produk yang dikirim ulang untuk menghindari tarif akan dikenakan tarif lebih tinggi lagi.

Trump menilai Indonesia selama ini menerapkan berbagai hambatan tarif dan nontarif yang merugikan Amerika Serikat secara ekonomi. Ia juga menyebut situasi ini sebagai ancaman terhadap keamanan nasional mereka.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor non-migas Indonesia ke AS sepanjang Januari-Mei 2025 tercatat mencapai US$12,11 miliar, atau sekitar 11,42 persen dari total ekspor non-migas Indonesia. AS merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua setelah Tiongkok.

Sejumlah produk utama Indonesia yang akan terdampak langsung dari kebijakan ini antara lain kopi (US$128,25 juta), minyak kelapa sawit (US$574,04 juta), pakaian jadi (US$1,27 miliar), sepatu olahraga (US$524,84 juta), dan mainan anak-anak (US$72,92 juta).

Lionel Priyadi, Fixed Income and Market Strategist dari Mega Capital Sekuritas, memperingatkan bahwa jika tarif ini diperparah dengan tambahan 10 persen yang sedang dipertimbangkan AS terhadap negara anggota BRICS, dampaknya bisa berat.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di bawah 4,5 persen,” ujarnya, merujuk pada potensi terganggunya ekspor dan berkurangnya minat investor asing.

Kekhawatiran lain juga datang dari sektor industri dalam negeri yang akan kesulitan bersaing karena harga produk menjadi tidak kompetitif di pasar AS. Pemerintah Indonesia disebut telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk segera melakukan negosiasi langsung ke Washington.

Dampak kebijakan tarif tinggi ini dikhawatirkan akan menurunkan volume perdagangan bilateral RI-AS dan memicu efek domino terhadap sektor manufaktur, tenaga kerja, hingga stabilitas neraca perdagangan nasional.

Dampak Perdagangan Ekonomi RI-AS Ekspor Indonesia Kebijakan Perdagangan AS Trump Tarif Impor
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleArab Saudi Pertimbangkan Hapus Sistem Kuota Haji
Next Article Indonesia Upayakan Tarif Impor AS Turun, Negosiasi Masih Berlangsung

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa

Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes

Islami Alfi Salamah

Hikmah Idul Qurban

Islami Syamril Al-Bugisyi

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi