Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami

Suara gemuruh dari perut bumi memecah keheningan malam di Halmahera Selatan alam kembali menguji kewaspadaan warganya.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati2 November 2025 Nasional
Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi Gempa Bumi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ternate – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Ahad (2/11/2025) sekitar pukul 03.12 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut, sekitar 47 kilometer tenggara Labuha, dengan kedalaman 19 kilometer. Meski sempat menimbulkan kepanikan, BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami akibat peristiwa tersebut.

“Gempa ini termasuk gempa dangkal yang disebabkan aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan jenis sesar naik,” jelas Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, dalam keterangannya kepada media.

Menurut Daryono, guncangan dirasakan cukup kuat di Labuha, Bacan, dan Obi dengan intensitas IV MMI (dirasakan banyak orang di dalam rumah dan sebagian di luar rumah). Sementara di wilayah Ternate dan Tidore, getarannya terasa ringan dengan intensitas II–III MMI.

Sejumlah warga di Labuha sempat berhamburan keluar rumah sesaat setelah gempa terjadi. “Kami kaget sekali, lampu sempat padam, dan barang-barang di rak jatuh semua,” ujar Samsul Bahri, warga Desa Panamboang, Halmahera Selatan, saat dihubungi melalui sambungan telepon. Ia menambahkan, sebagian warga memilih bertahan di luar rumah hingga pagi hari karena takut akan gempa susulan.

BPBD Maluku Utara melaporkan hingga pukul 09.00 WIT belum ditemukan adanya korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada infrastruktur. Namun, tim gabungan masih melakukan pendataan di beberapa desa pesisir yang sempat mengalami longsoran kecil.

“Kami telah menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau situasi di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memastikan jalur logistik dan komunikasi aman,” kata Rahman Abubakar, Kepala BPBD Maluku Utara.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi hoaks mengenai potensi tsunami atau gempa susulan besar. Pihaknya juga mengingatkan agar warga yang berada di dekat pantai selalu memperhatikan tanda-tanda alam dan mengikuti instruksi resmi dari pemerintah daerah.

Gempa kali ini menjadi pengingat bahwa kawasan Maluku Utara merupakan salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia, karena berada di pertemuan tiga lempeng besar: Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia. Sejarah mencatat, beberapa gempa besar di wilayah ini pernah menimbulkan kerusakan berat, seperti pada tahun 2019 dan 2021.

Dengan kondisi geologis yang kompleks, para ahli mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur tahan gempa serta peningkatan edukasi mitigasi bencana di daerah-daerah rawan. Pemerintah daerah juga diimbau memperkuat sistem peringatan dini untuk meminimalkan risiko di masa depan.


Bencana Alam BMKG Gempa Maluku Utara Halmahera Selatan mitigasi bencana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMegawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
Next Article Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Wisata Instagramable Jadi Pangsa Pasar Baru

Travel Alfi Salamah

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi