Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Greenpeace Ungkap Pejabat Terlibat di Balik PT Gag Nikel Raja Ampat

Laporan Greenpeace ungkap keterlibatan sejumlah tokoh politik dan pejabat negara dalam struktur PT Gag Nikel yang tetap aktif di kawasan sensitif Raja Ampat.
ErickaEricka12 Juni 2025 Pendidikan
tambang nikel PT GAG Nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya
Tambang nikel PT GAG Nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Greenpeace Indonesia menyuarakan kekhawatiran atas keberadaan figur-figur politik dan pejabat publik dalam struktur PT Gag Nikel, anak usaha PT Aneka Tambang (Antam), yang masih mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat. Temuan ini diungkap dalam laporan singkat bertajuk “Surga yang Hilang?”, Kamis (12/6/2025) di Jakarta.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas, menyoroti nama Saptomo Adji, Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), yang juga menjabat komisaris PT Gag Nikel. Ia menyebut keterlibatan tokoh tersebut sebagai potensi konflik kepentingan, karena posisinya berkaitan langsung dengan kebijakan strategis negara.

“Ini menunjukkan keterlibatan political exposes person dalam korporasi tambang negara. Apalagi BIN seharusnya fokus pada kerja-kerja intelijen, bukan berada di lingkaran perusahaan tambang,” ungkap Arie.

Tak hanya itu, Arie juga mengungkap kehadiran Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur, Ketua PBNU, dalam jajaran komisaris, serta Bambang Sunarwibowo, mantan Sekretaris Utama BIN yang kini juga menjadi komisaris PT Antam. Nama-nama tersebut dinilai mencerminkan jaringan kekuasaan yang berlapis dalam perusahaan negara yang beroperasi di wilayah konservasi.

Greenpeace juga menyoroti keterlibatan tokoh dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dalam entitas yang menaungi PT Antam, yaitu MIND ID. Nama Fuad Bawazier disebut sebagai Komisaris Utama PT Antam, dan Grace Natalie sebagai Komisaris PT MIND ID. Arie menilai keterkaitan ini perlu dikritisi publik karena berpotensi melemahkan upaya konservasi dan tata kelola tambang yang adil.

“Dengan MIND ID dimiliki 99 persen oleh Danantara, perusahaan baru yang didirikan Presiden Prabowo, maka persoalan akuntabilitas pemanfaatan dana publik pun menjadi krusial,” tambahnya.

Sebelumnya, empat IUP tambang di Raja Ampat telah dicabut oleh pemerintah karena berada di kawasan konservasi Geopark. Namun, PT Gag Nikel menjadi satu-satunya perusahaan yang tetap beroperasi, menimbulkan pertanyaan atas perlakuan khusus yang diterima perusahaan ini.

Greenpeace menegaskan bahwa transparansi dan pembersihan konflik kepentingan dalam pengelolaan sumber daya alam harus menjadi prioritas pemerintah jika ingin menjaga integritas ekosistem dan kepercayaan publik.

Greenpeace Indonesia Konflik Kepentingan PT GAG Nikel Raja Ampat. Tokoh Politik di Tambang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGaji Hakim Naik 280 Persen, Prabowo Prioritaskan Hakim Junior
Next Article Rosan Roeslani Tegaskan Danantara Dorong Ekonomi Inklusif

Informasi lainnya

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

25 Maret 2026

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

12 Maret 2026

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

10 Maret 2026

Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal

9 Maret 2026

Ekspedisi Jejak Hewan dalam Al-Qur’an, Kelompok Bambu dan Semangat Tak Patah

27 Februari 2026

Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa

26 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Elon Musk Cetak Sejarah, Kekayaan Tembus Rp 7.000 Triliun

Profil Silva

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Editorial Udex Mundzir

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

Daily Tips Alfi Salamah

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi