Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025

APBN 2025 fokus pada pendidikan, kesehatan, dan swasembada energi.
SilvaSilva11 Desember 2024 Ekonomi
Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025
Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penerimaan negara sebesar Rp3.005,1 triliun pada 2025. Target ini tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang telah disampaikan kepada kementerian dan lembaga.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa penerimaan perpajakan akan menjadi penyumbang utama dengan nilai Rp2.490,9 triliun. Selain itu, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) diproyeksikan mencapai Rp513,6 triliun, sementara hibah menyumbang Rp0,6 triliun.

“Pendapatan negara bukan pajak naik dari Rp505,38 triliun pada 2024 menjadi Rp513,64 triliun di 2025,” ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (10/12/2024).

Dari sisi belanja, pemerintah mengalokasikan Rp3.621,3 triliun. Anggaran tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.701,4 triliun dan transfer ke daerah senilai Rp919,9 triliun.

Baca Juga:
  • Vietnam Pangkas PPN Jadi 8%, Indonesia Naikkan ke 12%
  • PPN Indonesia Tertinggi di ASEAN, Kenaikan Gaji Tertinggal dari Malaysia
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham
  • Dedolarisasi: Negara-Negara Asia Mengurangi Ketergantungan Dolar AS

Dalam APBN 2025, pendidikan menjadi sektor dengan alokasi tertinggi, yaitu Rp724,3 triliun. Anggaran ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Ini adalah alokasi tertinggi untuk fungsi pendidikan dalam sejarah APBN kita,” kata Sri Mulyani.

Sektor kesehatan mendapat anggaran Rp218,5 triliun, sedangkan perlindungan sosial mencapai Rp503,2 triliun. Ketahanan pangan juga menjadi prioritas dengan alokasi Rp144,6 triliun.

Salah satu program unggulan, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat alokasi Rp71 triliun. Program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian desa melalui penyediaan kebutuhan pangan lokal.

Artikel Terkait:
  • Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga
  • Pemerintah Luncurkan Stimulus Konsumsi Jelang Libur Sekolah
  • Shopee Ungguli TikTok Shop dalam Video Pendek Produk
  • Pemerintah Tegaskan Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Tak Boleh Rugikan UMKM

“Program Makan Bergizi yang dialokasikan Rp71 triliun bertujuan menggerakkan ekonomi di desa-desa untuk memenuhi kebutuhan program ini,” jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani menegaskan bahwa belanja negara tahun depan telah disusun untuk mendukung program prioritas tanpa mengorbankan kestabilan fiskal. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Penerapan target ambisius pada APBN 2025 mencerminkan optimisme pemerintahan Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

Jangan Lewatkan:
  • Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan
  • Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
APBN 2025 Pajak 2025 Penerimaan Negara Program Prioritas Prabowo Sri Mulyana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePSSI Buka Sayembara Desain Jersei Timnas untuk Lawan Australia
Next Article UMP DKI Jakarta Naik 6,5 Persen Jadi Rp5,396 Juta

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Isu yang Dibelokkan, Aparat yang Gagal

Editorial Udex Mundzir

BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri

Bisnis Ericka

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi