Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

Temuan struktur buatan dan artefak logam purba di situs Gunung Padang menggegerkan dunia arkeologi modern.
Alfi SalamahAlfi Salamah28 Desember 2025 Saintek
Penemuan Arkeolog di Gunung Padang
Gunung Padang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Cianjur – Gunung Padang kembali menjadi pusat sorotan dunia. Situs megalitikum yang berdiri sunyi di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, ini ternyata menyimpan teka-teki peradaban yang mengguncang dasar-dasar sejarah modern. Di balik susunan batu yang tampak biasa, tersimpan jejak teknologi purba yang belum mampu dijelaskan secara ilmiah.

Batu-batu panjang berpenampang segi lima tersusun dalam pola orientasi timur-barat dan utara-selatan—berbeda total dengan formasi alami columnar joint yang umumnya tegak. Riset geolistrik dan georadar yang dilakukan oleh geolog Dr. Danny Hilman pada 2013 menunjukkan bahwa struktur di bawah permukaan situs bukanlah tanah alami, melainkan bangunan buatan yang terpendam berlapis-lapis.

Lebih mencengangkan, pengujian karbon oleh laboratorium Beta Analytic di Amerika Serikat memperkirakan usia lapisan dasar Gunung Padang mencapai 14.000 tahun. Jika benar, ini menjadikan situs tersebut lebih tua dari Piramida Giza di Mesir atau Stonehenge di Inggris, dan bahkan menggoyang fondasi sejarah peradaban global.

Temuan lain dari ekskavasi arkeologi 2013 yang dipimpin Dr. Ali Akbar dari Universitas Indonesia semakin memperkuat dugaan ini. Sebuah logam berkarat sepanjang 10 sentimeter ditemukan di lereng timur pada kedalaman satu meter, serta sambungan batu yang mengindikasikan adanya teknik konstruksi maju.

“Ini bukan sekadar tumpukan batu. Ada sistem, ada teknologi, bahkan ada logam dalam artefak yang ditemukan,” ujar Ali Akbar.

Pengeboran hingga 15 meter di Teras 5 menemukan pasir dengan kandungan kuarsa, oksida besi, dan silikat gelas—komposisi yang terlalu kompleks untuk proses alami. Salah satu penemuan paling ikonik adalah artefak batu yang menyerupai senjata, dijuluki sementara “Kujang Gunung Padang”. Artefak itu menunjukkan keahlian pemahatan dengan simetri dan spiral kompleks, dan mengandung unsur metal tersebar merata.

Hasil laboratorium oleh Dr. Bagus Endar (ITB) dan peneliti Dr. Didit Ontowirjo menegaskan adanya kandungan metal dan serat menyerupai kawat dalam artefak, memperkuat dugaan bahwa teknologi tinggi pernah hadir di situs ini.

Banyak peneliti meyakini, Gunung Padang bukan hanya situs arkeologi biasa, melainkan jejak peradaban teknologi tinggi yang terlupakan. Situs ini membawa pesan sunyi dari masa lalu bahwa Nusantara mungkin pernah menjadi pusat peradaban dunia jauh lebih tua dan maju dari yang pernah kita bayangkan.

Kini, pertanyaannya menggema di antara para ilmuwan dan sejarawan dunia: apakah kita siap menerima bahwa sejarah umat manusia perlu ditulis ulang?

Arkeologi Indonesia Gunung Padang Penemuan Megalitikum Peradaban Kuno Sejarah Dunia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolisi Kawal Penyaluran 4.495 MBG untuk Pelajar di Bima
Next Article Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Informasi lainnya

Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

3 April 2026

Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

2 April 2026

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Awal April 2026

1 April 2026

Resonansi Orbit dan Gerhana Total

3 Maret 2026

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

3 Maret 2026

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

31 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Curug Malela: Niagara Mini di Jantung Hutan Jawa Barat

Travel Alfi Salamah

Kades Wunut Klaten Bagikan THR Rp200 Ribu per Warga

Happy Ericka

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Bisnis Silva

Abolisi Tak Sama Dengan Keadilan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi