Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harun Al Rasyid: Indonesia Krisis Keteladanan

Alfi SalamahAlfi Salamah28 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa pemuda harus berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. Menurut politisi PKS ini, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan yang krusial terkait dengan generasi muda.

“Saat ini, kita mengalami krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku yang baik. Setiap hari kita diberi totonan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) oleh para elit negeri,” ungkap Harun Al Rasyid kepada media ini, Jumat (28/10/2023).

Ia sangat memperhatikan pentingnya menyelesaikan krisis moral dengan fokus pada pembaruan akhlak dan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan harus memberikan dasar yang kuat bagi generasi muda agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter yang baik.

Harun Al Rasyid juga mengajak kaum muda untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat cinta tanah air, serta menjaga keberagaman sambil memperkuat persatuan antar bangsa, seperti semangat Sumpah Pemuda.

“Semangat persahabatan harus terus dihidupkan melalui pertemuan antar kelompok,” katanya. Harun Al Rasyid menekan perlunya mengembangkan dialog tradisi, mendengarkan, memahami, dan mencari titik temu dalam pikiran, serta mewujudkannya dalam tindakan bersama.

Menurutnya, Sumpah Pemuda yang dicanangkan oleh kaum muda di Jakarta pada 28 Oktober 1928, di tengah penjajahan Belanda, memiliki tiga elemen penting. Pertama, pengakuan bahwa mereka, sebagai putra dan putri Indonesia, bersatu dalam darah dan tanah air Indonesia. Kedua, mereka mengakui diri mereka sebagai bangsa Indonesia yang satu. Ketiga, mereka bersumpah untuk menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Harun Al Rasyid juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote, dengan beragam budaya, keanekaragaman hayati, dan banyak manfaat bagi masyarakat. Indonesia adalah rangkaian mutu manikam yang indah yang memerlukan semangat ke-Indonesia-an yang tak henti-hentinya berkobar.

Dalam konteks masa depan Indonesia, Harun Al Rasyid mengingatkan bahwa tahun depan akan menjadi pesta demokrasi dengan pemilu pada 14 Februari 2024. Pemilu ini akan menentukan lembaga legislatif dan calon presiden-wakil presiden. Masa depan Indonesia sangat bergantung pada suara kaum muda yang diperkirakan mencapai 56-60 persen dari suara pemilih.

“Para kaum muda memastikan perlunya mengkaji jejak para kandidat untuk komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Harun Al Rasyid.

Ia menegaskan, pemilu yang sehat akan menghasilkan pemimpin yang hebat. Pemuda pun diharapkan dapat berkolaborasi dalam berbagai agenda kepemudaan dan kemasyarakatan, sehingga energi positif mereka dapat tersalurkan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Harun Al Rasyid menekankan pentingnya merawat dan memupuk semangat persahabatan di kalangan kaum muda, yang merupakan pewaris masa depan Indonesia. Semangat persahabatan adalah obor yang harus terus menyala dan mendorong pemanfaatan semua sumber daya dan kekuatan untuk kemajuan bangsa.

Harun Al Rasyid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFitri Maisyaroh Sebut Indonesia Alami Krisis Moral
Next Article Ismail Sebut Pemuda Penentu Kualitas Pemilu 2024

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025

117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

14 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, Hanya Legitimasi Kemenangan Petahana

Opini Udex Mundzir

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Polemik Privasi di Era Digital

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.