Leuwidulang – “Ilmu adalah cahaya, dan akhlak adalah penuntunnya,” menjadi semangat yang menyelimuti puncak kegiatan imtihan MDTU Al Barokah di Kp. Cihuni, Desa Leuwidulang, Kecamatan Sodonghilir. Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari ini mencapai klimaks pada malam tabligh akbar yang dipadati jamaah.
Kegiatan imtihan digelar sejak Selasa (24/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026) dengan mengangkat tema “Mencetak generasi beradab, berilmu dan berakhlakul karimah”. Acara ini diprakarsai oleh Himpunan Pemuda/i Cihuni Ciwaru (HIPCI) dengan tujuan memperkuat nilai pendidikan agama sekaligus membangun kebersamaan masyarakat. Seluruh kegiatan terpusat di lingkungan MDTU Al Barokah.
Pada siang hari pertama, berbagai perlombaan tradisional diselenggarakan untuk memeriahkan suasana. Warga antusias mengikuti kegiatan seperti pertandingan sepak bola, panjat pinang, jalan santai, hingga aneka lomba rakyat lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Memasuki malam hari, panggung hiburan menampilkan berbagai kreativitas dari santri dan pemuda setempat. Penampilan tari, pidato, marawis, serta pertunjukan lainnya sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan terasa hingga acara berakhir.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” ujar salah satu panitia HIPCI pada Selasa (24/3/2026).
Ia menambahkan bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif mereka dalam mendukung pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Puncak acara pada Selasa malam (25/3/2026) diisi dengan pengajian tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Dede Abdul Hoerudin. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ilmu, adab, dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya jamaah yang hadir, tidak hanya dari Kp. Cihuni tetapi juga dari wilayah sekitar kedusunan Ciakar. Suasana khidmat menyelimuti acara hingga selesai.
Dengan berakhirnya rangkaian imtihan ini, diharapkan nilai-nilai yang ditanamkan dapat terus melekat dalam kehidupan generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemuda mampu menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan bermakna bagi masyarakat.
