Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jalan Kaki Sehat, Tubuh jadi Kuat

Berjalan kaki bukan hanya gerakan sederhana, tapi awal dari tubuh yang lebih bugar.
Alfi SalamahAlfi Salamah6 Agustus 2025 Kesehatan
Jalan Sehat
Jalan Kaki Sehat
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Aktivitas ringan seperti jalan kaki sering kali dianggap remeh. Padahal, kebiasaan ini menyimpan banyak manfaat luar biasa untuk kesehatan fisik dan mental. Tanpa perlu alat khusus, gym, atau biaya mahal, jalan kaki bisa menjadi bentuk olahraga paling mudah, murah, dan efektif jika dilakukan secara rutin.

Berdasarkan data dari berbagai lembaga kesehatan global, termasuk WHO dan CDC, berjalan kaki minimal 30 menit per hari memberikan dampak positif terhadap organ tubuh, metabolisme, serta sistem imun. Berikut ini adalah berbagai manfaat jalan kaki yang telah terbukti secara ilmiah.

Menjaga Kesehatan Jantung

Berjalan kaki secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Saat berjalan, detak jantung meningkat secara bertahap, sirkulasi darah menjadi lebih lancar, dan oksigen tersebar lebih optimal ke seluruh tubuh. Hal ini membantu memperkuat otot jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Aktivitas ini juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Jalan kaki juga terbukti mampu menjaga irama jantung tetap stabil dan mengurangi kemungkinan terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama stroke dan penyakit jantung. Dengan berjalan kaki rutin, pembuluh darah menjadi lebih lentur, sehingga aliran darah lebih lancar dan tekanan di dinding pembuluh darah berkurang. Dalam jangka panjang, ini membantu menstabilkan tekanan darah.

Selain itu, kolesterol dalam tubuh juga dapat terkontrol dengan baik. Jalan kaki terbukti mampu membantu tubuh membakar lemak berlebih yang menjadi penyebab utama meningkatnya kadar kolesterol.

Mencegah Diabetes Tipe 2

Jalan kaki berperan penting dalam mengatur kadar gula darah. Ketika seseorang berjalan, otot-otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi, yang membuat kadar gula darah menurun secara alami. Aktivitas ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2.

Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki secara teratur dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengatur gula darah lebih efisien. Ini menjadi bentuk pencegahan sederhana terhadap gangguan metabolisme yang semakin banyak dialami masyarakat modern.

Menurunkan Berat Badan

Bagi yang ingin menjaga berat badan tetap ideal atau sedang dalam proses menurunkan berat badan, jalan kaki adalah aktivitas yang sangat efektif. Dengan berjalan kaki selama 30–60 menit per hari, tubuh membakar kalori tanpa tekanan berlebih pada persendian.

Konsistensi adalah kunci. Jalan kaki membantu membakar lemak secara perlahan, meningkatkan metabolisme, dan mencegah akumulasi lemak di tubuh, terutama di bagian perut. Aktivitas ini juga cocok dikombinasikan dengan pola makan sehat.

Mengurangi Stres dan Meningkatkan Suasana Hati

Manfaat jalan kaki tidak hanya untuk fisik, tapi juga untuk kesehatan mental. Ketika berjalan, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon “bahagia”. Hormon ini membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan secara alami.

Terutama jika dilakukan di luar ruangan, seperti di taman atau area hijau, jalan kaki menjadi lebih menyenangkan dan menyegarkan pikiran. Udara segar dan suasana tenang turut mendukung keseimbangan mental dan emosional.

Memperkuat Sistem Imun

Aktivitas fisik sedang seperti berjalan kaki terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan berolahraga secara konsisten, sel darah putih menjadi lebih aktif dalam mengenali dan melawan virus serta bakteri yang masuk ke tubuh.

Orang yang rutin jalan kaki cenderung lebih jarang mengalami flu, infeksi ringan, atau kelelahan kronis. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kemampuan tubuh dalam mempertahankan diri terhadap serangan penyakit.

Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi tulang keropos yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jalan kaki tergolong aktivitas weight-bearing, yaitu olahraga yang memberi beban pada tulang, yang membantu mempertahankan kepadatan tulang.

Jika dilakukan secara rutin, jalan kaki dapat memperkuat tulang kaki, panggul, dan punggung bawah. Aktivitas ini juga membantu meningkatkan keseimbangan dan mencegah risiko jatuh, terutama pada lansia.

Berapa Lama Harus Berjalan Setiap Hari?

Rekomendasi umum adalah berjalan kaki setidaknya 150 menit per minggu, atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari. Namun, jika dilakukan secara terpecah—misalnya 10 menit di pagi, siang, dan sore—manfaatnya tetap optimal.

Langkah kecil setiap hari jauh lebih baik daripada menunda dan tidak bergerak sama sekali. Gunakan tangga daripada lift, berjalanlah saat menerima telepon, atau parkirlah kendaraan sedikit lebih jauh dari tempat tujuan. Kebiasaan sederhana ini akan memberikan dampak besar bagi kesehatan.

Jalan kaki adalah cara mudah untuk hidup sehat tanpa perlu biaya mahal. Manfaatnya mencakup hampir seluruh sistem tubuh, dari jantung hingga tulang, dari metabolisme hingga suasana hati. Dengan konsistensi dan niat yang kuat, langkah kaki Anda hari ini bisa menjadi pondasi kesehatan jangka panjang.

Kesehatan Jantung Manfaat Jalan Kaki Menurunkan Berat Badan Olahraga Ringan Pencegahan Diabetes
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNegara Diam, Judi Online Merajalela
Next Article ARTOTEL TS Suites, One Deck Night Market Ramaikan Surabaya Selama Agustus

Informasi lainnya

Rahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif

8 Desember 2025

Krisis Kesehatan Hantui Pengungsian Aceh Pascabanjir

7 Desember 2025

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

28 November 2025

Rebusan Seledri untuk Vitalitas Sehari-hari

23 November 2025

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

15 November 2025

Tangisan Bakar Kalori: Fakta Ilmiah di Balik Air Mata

15 November 2025
Paling Sering Dibaca

Paradoks Pembangunan Desa

Editorial Udex Mundzir

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

Jurnal Ilmiah Indonesia, Banyak Tapi Bagaikan Buih

Opini Udex Mundzir

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.