Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jembatan Garut Putus, Mobilitas Dua Desa Lumpuh Total

Akses yang biasanya ramai kini seperti terbelah oleh waktu ketika jembatan utama ambruk diterjang arus Sungai Cikaengan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 November 2025 Daerah
Jembatan Garut Putus, Mobilitas Dua Desa Lumpuh Total
Jembatan penghubung Desa Tolong dan Desa Sukanegara, di Kabupaten Garut (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Garut – Suasana keterkejutan menyelimuti warga Desa Toblong dan Desa Sukanegara ketika jembatan penghubung utama keduanya ambruk akibat derasnya debit Sungai Cikaengan pada Selasa (11/11/2025). Infrastruktur vital itu runtuh setelah pondasinya terkikis air sungai yang meluap pascahujan intensitas tinggi hampir sepanjang hari sebelumnya. Peristiwa ini sontak memutus jalur yang selama ini menjadi nadi aktivitas pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan masyarakat.

Ribuan warga dua desa yang biasa bergantung pada jembatan tersebut kini menghadapi hambatan mobilitas serius. Para pelajar yang setiap pagi menyeberang untuk menuju sekolah juga terancam tidak dapat mengikuti proses belajar mengajar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penanganan darurat di lapangan sebagai respons atas krisis akses yang terjadi.

“Kerusakan jembatan ini berdampak langsung terhadap aktivitas harian masyarakat. Mobilitas terganggu dan akses layanan dasar ikut terputus,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya jembatan ini bagi kelancaran aktivitas warga. Untuk mengurangi risiko dan mengamankan lokasi, pemerintah desa bersama aparat setempat telah memasang garis pengaman di sekitar area jembatan yang ambruk. Tak hanya itu, BPBD Kabupaten Garut juga menyiagakan tiga perahu karet agar warga tetap dapat melakukan perpindahan secara terbatas, meski dengan risiko yang harus diawasi ketat.

Sebagai langkah cepat, BNPB segera mengirimkan Plt. Kapusdalops, Kolonel TNI Hery Setiono, beserta Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Agus Riyanto, pada Sabtu 15 November, guna melakukan koordinasi lapangan sesuai arahan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto. Tahap awal penanganan difokuskan pada pembersihan material yang tersangkut di aliran sungai. Proses ini melibatkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Vertical Rescue, hingga warga setempat dengan pendampingan ahli konstruksi.

Selanjutnya, pemerintah daerah memastikan bahwa jembatan gantung darurat akan segera dibangun untuk memulihkan konektivitas warga. Proyek tersebut menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Kabupaten Garut sekitar Rp290 juta, dan dirancang mampu berfungsi hingga satu dekade. Di sisi lain, BNPB juga menyokong penguatan tebing sungai melalui pendanaan sekitar Rp250 juta sebagai bagian dari upaya mitigasi jangka panjang.

“Dukungan pendanaan ini kami berikan untuk memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi dan pemulihan dapat berjalan cepat,” lanjut Abdul Muhari.

Ia menegaskan kembali bahwa keselamatan warga tetap menjadi fokus utama BNPB. Menurutnya, semua langkah diarahkan agar konektivitas dua desa tersebut dapat segera pulih tanpa mengabaikan potensi bencana susulan. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan berbagai upaya yang berjalan paralel, masyarakat berharap akses utama dapat pulih dalam waktu dekat sehingga aktivitas pendidikan, ekonomi, dan pelayanan dasar kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Bencana Garut Cuaca Ekstrem Daerah Jawa Barat Jembatan Ambruk Penanganan BNPB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article15 Ribu Anak Kurang Mampu di Kutim Disiapkan Masuk Sekolah Negeri
Next Article Dispar Kutim Genjot Pendataan Ekraf Lewat Program Sindekraf

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Opini Udex Mundzir

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.