Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 4 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kekurangan Dokter di Kaltim, Andi: Insentif dan Fasilitas Harus Diperhatikan

Prioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah pelosok
SilvaSilva8 November 2024 DPRD Kaltim
Andi Satya Adi Saputra
Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Keluhan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tentang minimnya akses kesehatan di daerah terpencil masih menjadi permasalahan. Saat reses di Kelurahan Rapak, Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra menerima langsung aspirasi soal sulitnya mendapatkan layanan medis yang memadai.

Kondisi ini semakin nyata dengan data yang menunjukkan hanya setengah dari kebutuhan tenaga dokter di Kaltim yang terpenuhi. Dengan populasi hampir 4 juta jiwa, provinsi ini idealnya memerlukan setidaknya 4.000 dokter, namun saat ini hanya tersedia sekitar 2.000 tenaga medis, atau hanya 50 persen dari kebutuhan.

Hal ini semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat di wilayah terpencil, yang akses kesehatannya terbatas karena distribusi dokter lebih terpusat di perkotaan.

“Kaltim ini wilayahnya luas, tapi tenaga medis kita masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah jauh. Masalah distribusi ini yang harus diselesaikan,” ujar Andi belum lama ini.

Baca Juga:
  • DPRD Kaltim Soroti Pasar Induk Sangatta yang Mengalami Kerugian
  • DPRD Kaltim Soroti Pentingnya Peran Generasi Muda untuk Membangun Masa Depan Kaltim
  • Reza Fachlevi Ajak Pemuda Maknai Hari Pahlawan
  • Aspirasi Masyarakat, Nidya Bertekad Ciptakan Perbaikan Positif di Kota Samarinda

Andi mengungkapkan bahwa salah satu solusi efektif untuk menarik tenaga medis ke wilayah terpencil adalah dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemerintah, menurutnya, perlu memprioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah-daerah pelosok.

“Apakah kesejahteraan mereka terjamin di sana? Akses, suasana kerja, dan fasilitas pendukung harus dipenuhi agar dokter merasa nyaman dan mau bertahan,” katanya..

Andi kemudian mengemukakan kisah sukses program pemberian insentif yang pernah diterapkan di Kota Bontang pada masa kepemimpinan Neni Moerniaeni. Kebijakan tersebut berhasil menarik minat banyak dokter untuk menetap dan bekerja di sana, menjadikan Bontang sebagai contoh yang patut ditiru bagi daerah lain di Kaltim.

Artikel Terkait:
  • Nidya Dorong Pemprov Kaltim Berikan Ruang Bagi Peternak Domba
  • DPRD Kaltim Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan IKN
  • DPRD Kaltim Tinjau Kesiapan Logistik Menjelang Pilkada Serentak 2024
  • Disela Reses, Seno Aji Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

“Dengan adanya insentif, saat itu banyak dokter yang tertarik dan akhirnya berbondong-bondong ke Bontang,” ungkapnya.

Andi berharap kebijakan serupa dapat segera diterapkan di berbagai wilayah Kaltim, terutama di daerah terpencil, sehingga masyarakat di pelosok pun memiliki hak atas layanan kesehatan yang setara dengan di kota besar.

Jangan Lewatkan:
  • Agusriansyah Dorong Gen Z Siap Pimpin Indonesia Emas 2045
  • DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Pemahaman UMKM terhadap TikTok Shop
  • Samsun Atasi Keterbatasan Listrik Demi Kesejahteraan Kaltim
  • Aset Pemprov Kaltim, Sapto Tekankan Perlunya Perencanaan Jangka Panjang
Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Kesehatan di Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
Next Article Kunjungi Cipta Visi Farm, Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Citra Retak di Balik Kata

Refleksi Silva

Destinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023

Travel Alfi Salamah

Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern

Food Alfi Salamah

Meal Prep, Solusi Orang Sibuk

Daily Tips Alfi Salamah

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

Zero ODOL Diterapkan 2026, Pemerintah Uji Coba di Jabar

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi