Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 28 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kekurangan Dokter di Kaltim, Andi: Insentif dan Fasilitas Harus Diperhatikan

Prioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah pelosok
SilvaSilva8 November 2024 DPRD Kaltim
Andi Satya Adi Saputra
Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Keluhan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tentang minimnya akses kesehatan di daerah terpencil masih menjadi permasalahan. Saat reses di Kelurahan Rapak, Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra menerima langsung aspirasi soal sulitnya mendapatkan layanan medis yang memadai.

Kondisi ini semakin nyata dengan data yang menunjukkan hanya setengah dari kebutuhan tenaga dokter di Kaltim yang terpenuhi. Dengan populasi hampir 4 juta jiwa, provinsi ini idealnya memerlukan setidaknya 4.000 dokter, namun saat ini hanya tersedia sekitar 2.000 tenaga medis, atau hanya 50 persen dari kebutuhan.

Hal ini semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat di wilayah terpencil, yang akses kesehatannya terbatas karena distribusi dokter lebih terpusat di perkotaan.

“Kaltim ini wilayahnya luas, tapi tenaga medis kita masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah jauh. Masalah distribusi ini yang harus diselesaikan,” ujar Andi belum lama ini.

Baca Juga:
  • Efisiensi Anggaran Tekan Okupansi Hotel di Kaltim
  • Firnadi Ikhsan: Pelayanan Publik Harus Dibuktikan Program Nyata
  • DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran UMKM
  • Kebakaran PT KFI, Puji Setyowati Ungkap Smelter Nikel Investasi Signifikan

Andi mengungkapkan bahwa salah satu solusi efektif untuk menarik tenaga medis ke wilayah terpencil adalah dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemerintah, menurutnya, perlu memprioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah-daerah pelosok.

“Apakah kesejahteraan mereka terjamin di sana? Akses, suasana kerja, dan fasilitas pendukung harus dipenuhi agar dokter merasa nyaman dan mau bertahan,” katanya..

Andi kemudian mengemukakan kisah sukses program pemberian insentif yang pernah diterapkan di Kota Bontang pada masa kepemimpinan Neni Moerniaeni. Kebijakan tersebut berhasil menarik minat banyak dokter untuk menetap dan bekerja di sana, menjadikan Bontang sebagai contoh yang patut ditiru bagi daerah lain di Kaltim.

Artikel Terkait:
  • Bunda Fitri Peduli Perempuan dan Anak, Gelar Sosialisasi Bantuan Hukum di Balikpapan
  • Subandi Dorong Masyarakat Awasi Etika DPRD Kaltim
  • DPRD Kaltim Sebut Internet Kebutuhan Dasar untuk Akses Informasi
  • Ketua DPRD Kaltim Tekankan Tanggung Jawab dan Ketahanan Pangan

“Dengan adanya insentif, saat itu banyak dokter yang tertarik dan akhirnya berbondong-bondong ke Bontang,” ungkapnya.

Andi berharap kebijakan serupa dapat segera diterapkan di berbagai wilayah Kaltim, terutama di daerah terpencil, sehingga masyarakat di pelosok pun memiliki hak atas layanan kesehatan yang setara dengan di kota besar.

Jangan Lewatkan:
  • BBM Naik Lagi, Harun Al Rasyid: Jangan Tambah Beban Rakyat
  • Legislator Kaltim Himbau Warga Kaltim Waspada Hoaks Pemilu
  • Nurhadi Dorong Generasi Muda Kaltim, Wujudkan Inovasi di IKN
  • Dorong Peran Aktif Pemuda, Hasanuddin Soroti Tantangan di Kaltim
Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Kesehatan di Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
Next Article Kunjungi Cipta Visi Farm, Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

RK vs Lisa: Viral yang Disusun Rapi

Editorial Udex Mundzir

Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Islami Alfi Salamah

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan

Islami Alfi Salamah

Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi