Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kekurangan Dokter di Kaltim, Andi: Insentif dan Fasilitas Harus Diperhatikan

Prioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah pelosok
SilvaSilva8 November 2024 DPRD Kaltim
Andi Satya Adi Saputra
Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Keluhan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tentang minimnya akses kesehatan di daerah terpencil masih menjadi permasalahan. Saat reses di Kelurahan Rapak, Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra menerima langsung aspirasi soal sulitnya mendapatkan layanan medis yang memadai.

Kondisi ini semakin nyata dengan data yang menunjukkan hanya setengah dari kebutuhan tenaga dokter di Kaltim yang terpenuhi. Dengan populasi hampir 4 juta jiwa, provinsi ini idealnya memerlukan setidaknya 4.000 dokter, namun saat ini hanya tersedia sekitar 2.000 tenaga medis, atau hanya 50 persen dari kebutuhan.

Hal ini semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat di wilayah terpencil, yang akses kesehatannya terbatas karena distribusi dokter lebih terpusat di perkotaan.

“Kaltim ini wilayahnya luas, tapi tenaga medis kita masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah jauh. Masalah distribusi ini yang harus diselesaikan,” ujar Andi belum lama ini.

Baca Juga:
  • DPRD Kaltim Gali Potensi Retribusi dari PT Kobexindo Cement
  • Harga Beras Niak, Harun Al Rasyid: Pemerintah Gagal, Kita Perlu Perubahan
  • Puji Setyowati: Anak-Anak Jangan Diberikan Fasilitas lebih di Luar Usianya
  • BK DPRD Kaltim Bahas Dugaan Etik Terkait Pengusiran Advokat

Andi mengungkapkan bahwa salah satu solusi efektif untuk menarik tenaga medis ke wilayah terpencil adalah dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemerintah, menurutnya, perlu memprioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah-daerah pelosok.

“Apakah kesejahteraan mereka terjamin di sana? Akses, suasana kerja, dan fasilitas pendukung harus dipenuhi agar dokter merasa nyaman dan mau bertahan,” katanya..

Andi kemudian mengemukakan kisah sukses program pemberian insentif yang pernah diterapkan di Kota Bontang pada masa kepemimpinan Neni Moerniaeni. Kebijakan tersebut berhasil menarik minat banyak dokter untuk menetap dan bekerja di sana, menjadikan Bontang sebagai contoh yang patut ditiru bagi daerah lain di Kaltim.

Artikel Terkait:
  • Rusman Ya’qub Minta Aturan Tegas untuk Kampanye di Fasilitas Pendidikan
  • DPRD Kaltim Ajak Penjabat Gubernur Tinjau Potensi Pertanian Kaltim
  • Aset Pemprov Kaltim, Sapto Tekankan Perlunya Perencanaan Jangka Panjang
  • Menjelang Pemilu 2024, Jahidin: Jangan Sampai Ada Pencitraan Negatif

“Dengan adanya insentif, saat itu banyak dokter yang tertarik dan akhirnya berbondong-bondong ke Bontang,” ungkapnya.

Andi berharap kebijakan serupa dapat segera diterapkan di berbagai wilayah Kaltim, terutama di daerah terpencil, sehingga masyarakat di pelosok pun memiliki hak atas layanan kesehatan yang setara dengan di kota besar.

Jangan Lewatkan:
  • Paripurna Ke-32, Fraksi PKS Kaltim Dorong Regulasi Fasilitasi Pendidikan Pondok Pesantren
  • Peningkatan Infrastruktur dan Pemberdayaan di Kutai Kartanegara Dijadikan Fokus APBD 2024
  • DPRD Kaltim Dorong Pertanian sebagai Alternatif Ekonomi Berkelanjutan
  • Komisi III DPRD Kaltim Desak Transparansi CSR Tambang Berau Coal
Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Kesehatan di Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
Next Article Kunjungi Cipta Visi Farm, Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Ujian Jabatan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Opini Alfi Salamah

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi