Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenkes Kirim Dokter Belajar Penanganan Jantung ke Luar Negeri

Kekurangan dokter jantung di Indonesia mendorong pemerintah ambil langkah strategis.
SilvaSilva6 Januari 2025 Kesehatan
Menkes Budi
Menkes Budi sebut dengan mengirimkan 27 dokter spesialis untuk memperdalam tentang jantung maka bisa sekembalinya dari belajar di China dan Jepang bisa membantu menyelamatkan nyawa masyarakat. (Dok Kemenkes)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sebanyak 27 dokter spesialis resmi diberangkatkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mengikuti program pendidikan dan penelitian di China dan Jepang. Program ini bertujuan mengatasi kekurangan tenaga medis ahli jantung di Indonesia, terutama di daerah yang minim fasilitas kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa para dokter spesialis yang diberangkatkan terdiri atas 22 spesialis kardiologi intervensi dan 5 spesialis neurologi intervensi. Data Kemenkes menunjukkan 372 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia masih belum memiliki alat maupun tenaga medis yang mampu menangani kasus jantung secara efektif, seperti kateterisasi jantung atau trombektomi.

“Ini adalah tantangan serius untuk sektor kesehatan kita. Kita harus mempersiapkan layanan kesehatan untuk menyelamatkan ratusan ribu masyarakat yang meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung,” ujar Budi di Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).

Budi menambahkan bahwa idealnya penanganan pasien jantung harus dilakukan kurang dari dua jam. Namun, dengan keterbatasan alat dan tenaga medis, banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di tingkat provinsi, yang sering kali memakan waktu lebih lama.

Untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan jantung, pemerintah menggunakan dana dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk membiayai program fellowship ini. Selama satu tahun, para dokter akan memperdalam keahlian mereka di rumah sakit ternama seperti Fudan University Zhongshan Hospital, Zhongda Hospital, dan Sapporo Cardiovascular Center.

Bayushi Eka Putra, salah satu peserta program yang merupakan spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSUD Berkah Pandeglang, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap kesempatan ini. “Ini adalah kesempatan besar untuk memperdalam keahlian sekaligus berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain memperdalam keahlian diagnosis dan pengobatan, para peserta juga akan belajar teknologi terbaru dalam penanganan penyakit jantung. Harapannya, sekembalinya ke Indonesia, mereka dapat membantu memperkuat layanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya wilayah terpencil.

Pemerintah menargetkan program ini dapat meningkatkan akses dan kualitas kesehatan jantung di Indonesia secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Dokter Spesialis Kemenkes Kesehatan Nasional Penyakit Jantung Program Fellowship
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHasto Kristiyanto Ajukan Penjadwalan Ulang Pemeriksaan oleh KPK
Next Article Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Informasi lainnya

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026

Burnout Diam-Diam di Anak Muda

12 Februari 2026

Detoks Digital: Jaga Kesehatan Mental

11 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

10 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu

Islami Assyifa

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah

Outfit Kantor Simpel ala Capsule Wardrobe

Daily Tips Ericka

Pemblokiran Rekening Tanpa Akal

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi