Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Udex MundzirUdex Mundzir21 Januari 2025 Bisnis
ESG
ESG Survey Report PwC
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kinerja perusahaan saat ini diukur tidak hanya dari kontribusi terhadap lingkungan, tetapi juga melalui penerapan aspek keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Meski demikian, ESG Survey Report PwC (2023) mengungkap bahwa kinerja perusahaan dalam aspek sosial dan tata kelola masih kurang optimal dibandingkan aspek lingkungan.

“Penerapan ESG berperan penting dalam keberlangsungan bisnis dengan membantu perusahaan bertahan di tengah berbagai risiko global. Selain menjaga keseimbangan di semua aspek ESG, perusahaan perlu memiliki sumber daya manusia yang kapabel dan terampil dengan orientasi keberlanjutan. Dalam hal ini, institusi pendidikan memegang peran krusial dalam mencetak talenta berkompeten dengan kemampuan green skills,” ujar Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., Rektor Universitas Pertamina (UPER).

Bahkan, keberagaman risiko global saat ini tidak hanya terbatas pada aspek lingkungan. Global Risk Report mencatat bahwa sepanjang 2024, risiko global didominasi oleh aspek sosial, dengan 46% terkait polarisasi sosial dan 42% terkait krisis biaya hidup. Untuk merespons kebutuhan tenaga ahli yang mendukung keberlanjutan di seluruh aspek ESG, Universitas Pertamina sebagai kampus inovasi dan kewirausahaan menghadirkan program S2 Manajemen dengan fokus pada manajemen risiko dan sustainability finance.

“Kompleksitas tantangan global dalam bisnis, ekonomi, hingga lingkungan berdampak pada berbagai aspek dalam perusahaan. Melalui program S2 Manajemen UPER, mahasiswa akan dipersiapkan untuk memahami Business Risk and Environmental Social Governance, Market Risk Management for Sustainable, Sustainable Corporate Finance, hingga Crises and Business Continuity Management. Skema pembelajaran yang variatif, menggabungkan teori, studi kasus, dan praktik dengan durasi belajar empat semester, memungkinkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif,” pungkas Dr. Elan Nurhadi P., S.E., MSM., dosen Prodi Manajemen UPER sekaligus pakar keuangan dan investasi.

Program S2 Manajemen Universitas Pertamina menawarkan dua peminatan, yaitu Manajemen Risiko dan Keuangan Berkelanjutan. Pada peminatan Manajemen Risiko, mahasiswa akan mendalami strategi pengelolaan bisnis dan entitas usaha untuk mendorong tercapainya tujuan bisnis yang berkelanjutan. Sementara itu, peminatan Keuangan Berkelanjutan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam terkait manajemen keuangan dan pengelolaan portofolio investasi yang berfokus pada bisnis berkelanjutan.

Turut bekerja sama dengan University of Illinois Urbana-Champaign (Amerika Serikat), Universiti Tenaga Nasional dan Universiti Teknologi Petronas (Malaysia), serta University of Dundee (Skotlandia), UPER membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek dan riset bersama, yang dapat meningkatkan kecakapan akademis serta keterampilan lintas budaya yang krusial dalam menghadapi tantangan bisnis global saat ini.

“Penyelenggaraan S2 Manajemen UPER tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga menawarkan sertifikasi profesi melalui kerja sama resmi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Selain itu, kami memanfaatkan berbagai fasilitas laboratorium, seperti Galeri Investasi UPER, Laboratorium Business Development and Economic Research (Lab BIDER), dan Laboratorium Komputer. Dengan kombinasi ini, diharapkan lulusan memiliki keterampilan strategis dan manajerial yang siap mengisi posisi di perusahaan serta mendukung terciptanya tatanan bisnis berkelanjutan,” tutup Dr. Elan.

Sebagai informasi, saat ini Universitas Pertamina, yang didirikan oleh PT Pertamina (Persero), tengah membuka pendaftaran untuk program Magister Manajemen hingga 14 Februari 2025. Bagi calon mahasiswa yang tertarik untuk bergabung dan memperdalam kompetensi di bidang manajemen risiko dan keuangan berkelanjutan, dapat mengakses informasi lengkap di sini.

Dr. Elan Nurhadi ESG Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Universitas Pertamina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemendag Optimistis Harga MinyaKita Stabil Sebelum Ramadan
Next Article Proyek IKN Telan Rp 147,41 Triliun, Mayoritas dari APBN

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

3 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Editorial Udex Mundzir

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri

Islami Ericka

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.