Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 6 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Laporan Investigasi: eFishery Diduga Palsukan Data Keuangan

Audit eksternal mengungkap dugaan manipulasi laporan keuangan eFishery sejak 2018, termasuk penggelembungan pendapatan dan jumlah fasilitas pakan.
AssyifaAssyifa23 Januari 2025 Ekonomi
Skandal Keuangan eFishery
Kasus Pemalsuan Laporan Keuangan eFishery (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Startup budidaya ikan eFishery kembali tersandung masalah setelah laporan investigasi mengungkap dugaan pemalsuan laporan keuangan sejak 2018. Hasil audit menunjukkan perbedaan mencolok antara laporan keuangan internal dan eksternal perusahaan, yang diduga untuk menarik perhatian investor.

Dalam laporan eksternal, eFishery melaporkan pendapatan sebesar Rp12,3 triliun dalam periode Januari-September 2024, jauh lebih besar dibandingkan laporan internal yang hanya mencatat Rp2,6 triliun. Tren serupa juga ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, laporan eksternal menunjukkan profit sebelum pajak Rp261 miliar, tetapi laporan internal justru mencatat kerugian hingga Rp578 miliar dalam periode yang sama.

Tak hanya laporan keuangan, investigasi juga menemukan bahwa eFishery mengklaim memiliki lebih dari 400.000 fasilitas pakan otomatis, padahal jumlah sebenarnya hanya sekitar 24.000.

Gibran Huzaifah, pendiri dan mantan CEO eFishery, diduga memerintahkan penggelembungan biaya modal untuk pembelian pakan guna menyamarkan kondisi keuangan perusahaan yang terus memburuk. Selain itu, laporan audit menemukan bahwa sejak 2022, perusahaan ini diduga membentuk lima perusahaan fiktif untuk memanipulasi arus kas dan meningkatkan angka pendapatan.

Sebagai respons atas skandal ini, eFishery mengumumkan pergantian manajemen. Adhy Wibisono ditunjuk sebagai CEO interim, menggantikan Gibran Huzaifah, sementara Albertus Sasmitra diangkat sebagai CFO interim.

“Kami memahami keseriusan isu yang sedang beredar saat ini dan berkomitmen untuk menjaga standar tertinggi dalam tata kelola perusahaan,” ujar juru bicara eFishery.

Kasus ini menjadi pukulan besar bagi eFishery, yang sebelumnya mendapat pendanaan Seri D sebesar US$ 200 juta pada 2023 dan mencapai status unicorn.

Audit Keuangan eFishery Gibran Huzaifah Manipulasi Keuangan Startup Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEvis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong
Next Article Dida Nurhayati: Membangun Pramuka Cisayong yang Berprestasi

Informasi lainnya

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

PKS dan Strategi Politik yang Memukul Balik

Editorial Udex Mundzir

Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy

Editorial Udex Mundzir

Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan

Islami Alfi Salamah

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.