Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lina Marlina: Sekolah Ramah Anak, Bukan Sekadar Slogan

SilvaSilva31 Oktober 2024 Figur
Dr. Lina Marlina, alumni SMP Negeri 1 Cisayong
Dr. Lina Marlina, alumni SMP Negeri 1 Cisayong (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Dalam deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di SMPN 1 Cisayong, Kamis (31/10/2024), Lina Marlina, alumni yang kini dosen di Politeknik Triguna Tasikmalaya, menyampaikan pesan inspiratif bagi warga sekolah.

Ia membuka sambutannya dengan pantun yang disambut antusias.

“Buah selasih buah pepaya, sebelum makan jangan lupa dibuka. Terima kasih bisa berjumpa, semoga kita semua bahagia,” pantunnya disambut tepuk tangan

Mengasuh Pesantren Pramuka Khalifa yang hanya satu kilometer dari SMPN 1 Cisayong, Lina merasakan ikatan kuat dengan sekolah ini. Ia menegaskan, Sekolah Ramah Anak (SRA) harus lebih dari sekadar slogan. SRA, jelasnya, adalah konsep pendidikan yang memastikan sekolah menjadi tempat aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara utuh.

“Sekolah ini mendorong pembelajaran yang menghargai hak-hak anak dan melibatkan mereka secara aktif. Di dalam SRA, anak-anak merasa dihargai, dilindungi dari kekerasan, dan diberi ruang untuk mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan SRA memiliki beberapa manfaat utama. Pertama, mendukung kesejahteraan psikologis dan emosional siswa. Lingkungan yang aman akan meningkatkan rasa percaya diri siswa.

“Lingkungan yang aman membuat anak-anak merasa lebih percaya diri dan berani untuk belajar serta berkembang,” tambahnya.

Lina percaya bahwa anak-anak yang merasa aman akan berprestasi lebih baik. SRA, katanya, juga harus tegas dalam mencegah perundungan atau bullying, untuk menciptakan budaya saling menghargai antara siswa, guru, dan staf sekolah.

Alumni ‘necis’ ini juga menyebut pentingnya menanamkan karakter positif seperti empati, toleransi, dan kerja sama.

“Empati dan toleransi itu penting, agar anak-anak tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” kata lulusan UPI Bandung yang kini pengajar di Politeknik Triguna Tasikmalaya.

Ia berharap melalui SRA, karakter positif ini tumbuh di kalangan siswa SMPN 1 Cisayong. Lina mengajak seluruh elemen sekolah untuk menghormati hak-hak anak.

SRA, menurutnya, berfokus pada hak anak atas pendidikan berkualitas, keamanan, partisipasi, dan perlindungan. Ia berharap deklarasi ini menjadi titik awal perubahan nyata di sekolah yang pernah menjadi tempatnya belajar.

Menutup sambutannya, Lina berharap agar deklarasi ini menjadi komitmen yang nyata.

“Semoga SMPN 1 Cisayong semakin maju dan menjadi sekolah yang benar-benar ramah anak,” pungkasnya penuh harapan.

Kehadiran Lina, yang kini berperan di dunia pendidikan, memberikan inspirasi bagi seluruh warga sekolah. Langkah ini diharapkan menjadi awal nyata bagi SMPN 1 Cisayong untuk mewujudkan satuan pendidikan ramah anak di Tasikmalaya.

Dr Lina Marlina Kabar Tasikmalaya Pesantren Pramuka Khalifa Sekolah Ramah Anak SMPN 1 Cisayong
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’
Next Article Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

3 November 2025

Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong

22 Agustus 2025

Zena Putri Azzahra Raih Medali Pramuka Garuda di Cisayong

17 Agustus 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025
Paling Sering Dibaca

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

4 Ethos, 4 Jusuf

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka

Curug Malela: Niagara Mini di Jantung Hutan Jawa Barat

Travel Alfi Salamah

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.