Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Lebaran Tahun Ini Serentak Jadi Keberkahan Nasional

Keseragaman awal Syawal antara pemerintah, NU, dan Muhammadiyah disebut Menag sebagai momen langka yang harus disyukuri.
ErickaEricka29 Maret 2025 Nasional
Kementerian Agama (Kemenag) melakukan sidang isbat (.deh)
Kementerian Agama (Kemenag) melakukan sidang isbat (.deh)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025 sebagai momen keberuntungan yang patut disyukuri oleh umat Islam di Indonesia. Hal ini karena untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, penentuan Hari Raya Idulfitri dilakukan secara serempak oleh pemerintah, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.

Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama pada Sabtu malam (29/3/2025) di Auditorium HM. Rasjidi, Jakarta. Menag menegaskan bahwa hasil sidang menyepakati istikmal atau penyempurnaan bulan Ramadan menjadi 30 hari, karena hilal tidak dapat dilihat dan belum memenuhi kriteria hisab visibilitas yang telah disepakati.

“Kita berharap dengan sidang isbat ini seluruh rakyat Indonesia dapat merayakan Idulfitri dengan suka cita. Suatu keberuntungan bagi kita, tahun ini kita satu Ramadan dan satu lebaran,” ujar Menag.

Ia juga menambahkan bahwa pada malam Ahad, umat Islam masih akan melaksanakan salat tarawih.

“Untuk malam ini, seluruh Indonesia masih tetap melaksanakan tarawih,” lanjutnya.

Kesamaan penetapan ini menjadi sorotan karena dalam beberapa tahun terakhir, umat Islam kerap mengalami perbedaan dalam menentukan awal Syawal. Muhammadiyah sendiri sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada 31 Maret 2025 menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Keselarasan ini pun dinilai menjadi momentum penting memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat hari ini diawali dengan seminar posisi hilal pada pukul 16.30 WIB. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Magrib, kemudian sidang tertutup dimulai pukul 18.30 WIB.

“Proses penentuan 1 Syawal 1446 H menggabungkan metode hisab dan rukyat sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2024,” jelas Abu Rokhmad.

Data hisab menunjukkan ijtimak terjadi Sabtu (29/3/2025) pukul 17:57 WIB. Namun saat matahari terbenam, posisi hilal masih berada di bawah ufuk. Karena itu, hilal dipastikan tidak dapat dilihat secara kasat mata. Hal ini diperkuat dengan laporan dari 33 titik rukyatul hilal di seluruh provinsi yang menyatakan nihil pengamatan hilal.

Sidang isbat kali ini juga dihadiri perwakilan ormas Islam, duta besar negara sahabat, ahli astronomi, serta jajaran pejabat eselon I dan II di Kemenag.

Menag berharap, keseragaman ini memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan keputusan ini menjadi sarana untuk menjaga toleransi dan kebersamaan umat Islam Indonesia, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sosial,” tutupnya.

Idulfitri 1446 H Kementerian Agama Muhammadiyah NU Lebaran Nasaruddin Umar Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025
Next Article Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri

Bisnis Ericka

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Argumen Udex Mundzir

Ubox: Solusi Sewa Powerbank Praktis di Bandara

Techno Silva

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi