Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Sebut Kepemimpinan Inklusif Bawa Kemaslahatan bagi Umat

Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif untuk menciptakan kemaslahatan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat
Udex MundzirUdex Mundzir5 Februari 2025 Indonesia
Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif dalam keberagaman
Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif dalam keberagaman (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kepemimpinan inklusif merupakan kunci dalam menciptakan kemaslahatan bagi masyarakat. Menurutnya, model kepemimpinan ini telah terbukti dalam sejarah peradaban manusia dan selaras dengan ajaran Islam.

“Dalam sejarah peradaban manusia, kepemimpinan yang inklusif telah terbukti membawa kemaslahatan bagi umat manusia. Islam sendiri telah memberikan teladan yang relevan dalam hal ini,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam pertemuan dengan delegasi The International Partnership on Religion and Sustainable Development (PaRD) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (04/02/2025).

Ia mencontohkan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kasih sayang, dan keberpihakan terhadap kelompok rentan.

“Kepemimpinan yang tidak hanya bersandar pada otoritas, tetapi juga pada uswah hasanah, keteladanan yang membawa manfaat dan maslahat bagi semua,” lanjutnya.

Menurut Menag, kepemimpinan inklusif harus memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang agama, suku, atau status sosial, memiliki akses yang sama terhadap layanan publik. Kementerian Agama sendiri telah menerapkan prinsip ini dalam kebijakan-kebijakannya, termasuk layanan keagamaan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat.

“Program penguatan Moderasi Beragama, misalnya, bertujuan untuk membangun sikap keberagamaan yang menghargai perbedaan, menolak ekstremisme, sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem yang lebih inklusif, Kementerian Agama juga memfasilitasi layanan ibadah bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Kami juga terus memperkuat kerja sama dengan organisasi keagamaan untuk memastikan bahwa keberagaman dalam praktik beragama dapat berjalan harmonis dalam bingkai kebangsaan. Dalam ajaran Islam, ada prinsip yang disebut maslahah mursalah, yang memastikan bahwa semua layanan keagamaan dapat diakses secara adil dan merata,” terang Menag.

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai tokoh internasional, termasuk perwakilan dari World Council of Churches, World Vision, Humboldt University, dan United Sikh UK. Dari pihak Indonesia, turut hadir Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, serta staf khusus Menteri Agama yang membidangi kerukunan dan layanan keagamaan.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak internasional, Menag berharap prinsip kepemimpinan inklusif dapat menjadi bagian dari upaya global dalam menjaga perdamaian dan keberagaman.

Kemenag RI Kepemimpinan Inklusif Kerukunan Umat Masjid Istiqlal Moderasi Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam
Next Article WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global

Informasi lainnya

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Arab Saudi Isyaratkan Tambah Kuota Haji Indonesia Tahun 2026

17 Juli 2025

Gen-Z Padati Istiqlal di 1 Muharam, Menag: Bangkitnya Kesadaran Baru

27 Juni 2025

Suhu di Arab Saudi Capai 40 Derajat, Jemaah Diimbau Waspada

11 Mei 2025

Haji Ilegal: Dosa Berlapis Risiko di Negeri Dua Tanah Suci

9 Mei 2025

Jambore Pramuka Muslim Dunia Ditargetkan Gaet 15.000 Peserta

6 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

Hati-Hati Pilih Jurusan Kuliah, Ini 10 Paling Berisiko

Daily Tips Udex Mundzir

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.