Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Meski Sakit Jamaah Haji Tetap Niat dan Berihram di KKHI

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mencatat hingga Jumat ada 13 pasien jamaah haji Indonesia yang perlu evakuasi atau berangkat ke Makkah
Alfi SalamahAlfi Salamah10 Juni 2023 Info Haji
Ilustrasi Jamaah Haji Terevakuasi Sakit
Ilustrasi Jamaah Haji Sakit, Pasien yang Terevakuasi Paling Banyak Mengalami Sakit Jantung dan Paru-Paru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Madinah – Seorang jamaah haji Indonesia mengalami sakit dan harus dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah. Maka ia akan mengenakan pakaian ihram dan menyatakan niatnya sebelum berangkat ke Makkah.

“Sebenarnya ambil miqat di Bir Ali, tetapi karena sakit dan pergi menggunakan ambulans, maka lebih aman niatnya di KKHI,” kata konsultan ibadah KH Ahmad Wazir Ali saat mendampingi seorang pasien sakit di KKHI Madinah sebelum berangkat ke Makkah.

Laksanakan Shalat Sunnah Ihram

Bahkan sebelum berangkat, berharap jamaah masih mampu melaksanakan shalat sunah ihram (jika memungkinkan), setelah itu baru mengucapkan niat bersyarat atau isytirath.

Niat isytirath berlangsung bagi jamaah haji sakit karena jika sewaktu-waktu ada penghalang di perjalanan atau di Makkah untuk meneruskan manasik umrahnya, maka boleh tahalul menyudahi ihramnya dan tidak membayar dam.

Untuk kenyamanan, maka hadirlah blanko yang pasien atau keluarga pasien dan konsultan ibadah haji tandatangani sebagai bukti atau pegangan.

Antisipasi Jamaah Haji Dirawat

Adanya blangko tersebut untuk mengantisipasi jika jamaah haji dirawat di klinik di rumah sakit di Makkah, maka dengan sudah niatnya isytirath dan jamaah haji belum Tawaf dan Sa’i, maka nanti umrahnya dikover dengan haji, jadi niat ihram Qiran, membarengkan niat haji dan umrah sekaligus, tetapi membayar dam.

“Ihram sebelum miqat bagi sebagian ulama memperbolehkan bagi kasus tertentu,” jelas Wazir Ali.

“Lontar jumroh bisa ia wakilkan, mabitnya gugur namun itu tidak wajib,” katanya.

Seandainya, habis safari wukuf malah memburuk kondisinya. Maka tawaf ifadhah dan sa’inya bisa membadalkan.

“Ini menurut pendapat imam Ar-Ramli. Sementara, menurut Mufti Saudi, Abdul Aziz bin baz sudah cukup, sudah berhaji, alhajju Arafah,” kata dia.

13 Pasien Jamaah Haji Indonesia Terevakuasi

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mencatat hingga Jumat ada 13 pasien jamaah haji Indonesia yang perlu evakuasi atau berangkat ke Makkah.

Seluruhnya akan berangkat secara bergilir menggunakan ambulans. Tiap hari ada dua kali pemberangkatan dan perkiraan evakuasi calhaj sakit akan berlangsung sampai tanggal 16 Juni.

Awal evakuasi jamaah haji yang sakit KKHI Madinah menuju Makkah. Jumat pagi ada dua jamaah haji sakit dan satu pendamping, sedangkan Jumat malam berangkat tiga pasien.

Pasien Kebanyakan Sakit Jantung dan Paru-Paru

Dokter penanggung jawab evakuasi jemaah KKHI Madinah, dr Riko Ade Putra mengatakan dalam sehari ini ada dua kali pemberangkatan karena mobil ambulans hanya satu.

“Perjalanan dari Madinah ke Mekkah membutuhkan waktu 5 jam. Pulang pergi 10 jam belum lagi istirahat, sehingga sehari hanya dua pemberangkatan pagi dan malam.” Ujar Riko.

Pasien yang terevakuasi paling banyak mengalami sakit jantung dan paru-paru, dan semuanya adalah lansia.

dr Riko Ade Putra Info Haji 2023 KH Ahmad Wazir Ali Niat Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTata Kelola Dam Petugas Haji Kloter dan Non Kloter
Next Article Mayoritas Jamaah Haji 37.309 Orang Terkena Kategori Risti

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva

Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan

Editorial Udex Mundzir

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir

Rahasia Melempar Jumrah Syarat-Syarat yang Harus Diketahui

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.