Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan

Hikmat Darmawan menyatakan optimisme namun memperingatkan terkait tantangan distribusi film di luar Jabodetabek.
ErickaEricka9 Februari 2024 Happy
bioskop
Salah Satu Bioskop di Indonesia, Cinema XXI (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pengamat film, Hikmat Darmawan menyampaikan perkiraannya, bahwa industri film Indonesia akan menarik 60 juta penonton tahun ini setelah pertumbuhan positif pada 2023, Jumat (9/2/2024).

Hikmat berpendapat, Industri film Indonesia mulai pulih setelah dua tahun pandemi Covid-19. Menurutnya, belum sepenuhnya pulih, namun tren perolehan penonton cukup bagus. Terlihat dari banyaknya film Indonesia yang menarik lebih dari 1 juta penonton tahun lalu.

“Dari segi perolehan penonton sudah pulih, tetapi dari segi pendapatan belum terlalu membayar kerugian dua tahun kemarin,” ungkap hikmat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat industri film nasional makin tumbuh positif sepanjang 2023. Berhasil menyedot 55 juta penonton bioskop tanah air.

Tercatat ada 20 film Indonesia yang mendapatkan lebih dari 1 juta penonton pada tahun lalu, di antaranya:

  1. Sewu Dino (4.891.609)
  2. Di Ambang Kematian (3.302.047)
  3. KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni(2.923.650)
  4. Pengabdi Setan 2: Communion (2.685.837)
  5. Ngeri-Ngeri Sedap (2.668.434).

Hikmat mengatakan industri film Indonesia memiliki potensi untuk menarik lebih dari 60 juta penonton.  Dengan syarat penambahan dan persebaran bioskop yang lebih merata.

Menurutnya, saat ini, persebaran bioskop masih terpusat di Jabodetabek dengan persentase 60 persen. Kondisi ini membuat jumlah layar bioskop menjadi terbatas dan film yang diproduksi mendapatkan jatah tayang yang minim.

“Karena jumlah layar sedikit, produksi jumlah film yang tidak dapat tempat karena terlalu banyak (film), dan daya tampung (bioskop) tidak cukup,” pungkasnya.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHak Suara Untuk 412 Warga Jakarta yang Ultah Ke-17 Saat Pemilu
Next Article 10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Informasi lainnya

Self Healing, Tren atau Pelarian?

22 Januari 2026

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

11 Januari 2026

Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama

29 Oktober 2025

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

29 Oktober 2025

Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

23 Mei 2025

Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah

8 April 2025
Paling Sering Dibaca

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah

Antara Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.