Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pesantren Pramuka Khalifa, Wadah Menempa Karakter Lewat Hikmah

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren.
Adit MusthofaAdit Musthofa2 Maret 2025 Pendidikan
Puluhan santri SD hingga SMA Pesantren Pramuka Khalifa menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter berbasis nilai Islam dan kepramukaan.
Puluhan peserta Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa jenjang SD hingga SMA menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya, Minggu (2/3/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Cahaya subuh menyinari Masjid Al-Ikhlas Citepus, Minggu (2/3/2025), sembari puluhan anak dan remaja usia SD hingga SMA duduk khidmat menyimak kisah Al-Abbas ibn Ubadah ibn Nadhlah, sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi simbol kesetiaan dan kebijaksanaan. 

Dalam acara Kuliah Subuh yang digagas Pesantren Pramuka Khalifa ini, santri wati, Ira Nur Azizah tak hanya menyampaikan fakta sejarah, tetapi mengukir hikmah mendalam lewat keteladanan sang sahabat Ansar.  

Ira membuka cerita dengan menggambarkan momen Baiat Aqabah Kedua, di mana Al-Abbas berdiri tegas mengajak kaum Ansar berkomitmen penuh melindungi Nabi. 

“Kesetiaan Al-Abbas bukan sekadar ikrar, tapi dibuktikan dengan kesiapan berkorban. Ia menghancurkan gelas sebagai simbol: ‘Kami siap pecah seperti gelas ini demi membela kebenaran!’,” ujar Ira dengan semangat.  

Ia lalu mengajak peserta merefleksikan makna kesetiaan dalam konteks kekinian:  

“Apa arti setia bagi kalian? Menjaga janji kepada orang tua, tidak mengecewakan teman, atau konsisten belajar meski sulit. Itulah bentuk kesetiaan kecil yang bisa mengubah dunia,” pesannya, disambut anggukan para peserta.  

Ira menekankan kecerdasan Al-Abbas saat ia bertanya kepada Nabi: “Bagaimana jika engkau kembali ke Makkah setelah kami membelamu?” Pertanyaan ini, menurut Ira, mengajarkan tentang kritisisme positif dan tanggung jawab sebelum mengambil keputusan besar.  

“Al-Abbas mengajarkan: jangan takut bertanya untuk memastikan niat kita lurus. Sebelum berjanji, pikirkan konsekuensinya. Ini relevan buat kalian yang suatu hari akan jadi pemimpin,” ujarnya.  

Dokumentasi prosesi Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa, Minggu (2/3/2025). Program ini dirancang untuk menanamkan nilai keislaman melalui kisah sejarah yang relevan dengan kehidupan remaja modern.

Seorang peserta SMP, Dika (13), terinspirasi:  “Dulu aku suka ikut janji-janji tanpa mikir dulu. Sekarang, aku bisa belajar: tanya dulu, baru mulai bertindak. Ini pelajaran yang bisa dipakai setiap hari!” kata Dika.

Melalui pembawaan materi yang melibatkan peserta, Ira menggambarkan bagaimana Al-Abbas dan kaum Ansar bersatu padu mendukung Nabi. “Mereka beda suku, beda latar belakang, tapi satu tujuan: membela kebenaran. Kalian pun, meski beda sekolah atau usia, harus saling mendukung,” pesan Ira.

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren untuk menanamkan nilai-nilai Islami melalui kisah-kisah inspiratif. Ira, salah satu santri pemateri, berharap:  

“Semoga anak-anak tidak hanya ingat nama Al-Abbas, tapi menjadikan hikmah hidupnya sebagai kompas dalam bersikap,” ucap Ira. 

Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErick Thohir Ajak Masyarakat Awasi BBM Lewat Konten Digital
Next Article Lorong Pasar Ramadhan Kukar Resmi Dibuka, Edi Dukung Sinergi Masjid dan Ekonomi

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Harta Ilmu di Perpustakaan Masjid Nabawi Menanti Eksplorasi

Islami Alfi Salamah

Polres Sampang Kecolongan

Editorial Udex Mundzir

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Refleksi Kemenangan dan Kekalahan dalam Pilkada 2024

Editorial Udex Mundzir

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.