Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Proyek PTSL di Cisayong, Tasikmalaya Mangkrak, Warga Resah

Udex MundzirUdex Mundzir7 November 2024 Daerah 2K Views
PTSL Dusun Citepus Desa Santanamekar Tasikmalaya
Sekelompok warga di Jawa Barat menunjukkan sertifikat tanahnya setelah Presiden Jokowi secara simbolis membagikannya (.dd/detikcom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Proyek sertifikat tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Dusun Citepus, Desa Santanamekar, Kabupaten Tasikmalaya, masih belum tuntas hingga akhir 2024. Berawal sejak 2021, program ini kini diwarnai keluhan warga karena sertifikat yang dijanjikan tak kunjung selesai.

Proyek ini awalnya ditangani panitia desa dengan biaya Rp250.000 per peserta yang disertai kwitansi. Namun, sertifikat hak milik (SHM) banyak yang belum diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan sejumlah pembayaran warga kini terbengkalai. Atas kondisi ini, aparat desa akhirnya mengambil alih proyek dari panitia sebelumnya.

Suhendar, Kepala Dusun Citepus, mengakui bahwa proses sertifikasi tanah belum tuntas. Dia mengatakan bahwa beberapa sertifikat memang masih dalam proses di BPN.

“Belum, pak, masih ada yang belum terbit di BPN,” jelas Suhendar saat dikonfirmasi pada Kamis (7/11/2024).

Proses PTSL yang terkatung-katung ini menjadi sorotan warga, terutama saat mereka mulai menerima tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sebab, di Desa Santanamekar, kegiatan pemungutan PBB juga dikoordinasikan oleh pihak dusun, sehingga ketidakjelasan status tanah membuat warga kebingungan.

Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaannya karena sulit untuk menagih pengembalian dana yang sudah disetorkan ke panitia. Meskipun kwitansi tersedia, tidak ada kejelasan kapan atau bagaimana dana tersebut bisa dikembalikan. Ketiadaan sertifikat serta ketiadaan akses kepada dana yang sudah dibayarkan membuat warga merasa dipermainkan.

Kasus ini kini memicu tuntutan warga agar pihak berwenang melakukan pengawasan dan investigasi. Warga menduga adanya penyelewengan dana dalam proses PTSL tersebut, mengingat lamanya waktu yang terbuang tanpa ada hasil nyata. Mereka berharap ada pihak yang bertanggung jawab untuk menuntaskan sertifikasi tanah ini sesuai dengan janji awal.

Para warga pun mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di tingkat desa. Dalam proyek PTSL, mereka merasa tidak mendapat kejelasan dan hak sebagai peserta program. Aparat desa diharapkan dapat memberikan laporan yang jelas mengenai penggunaan dana yang sudah terlanjur diterima oleh panitia PTSL.

Desa Santanamekar Dusun Citepus Kabar Tasikmalaya PTSL Suhendar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAndi Satya Dorong Kembalinya Rumah Sakit Islam sebagai Solusi Akses Kesehatan Terjangkau
Next Article Angka SiLpa Terus Melonjak, Andi: Harusnya Diperuntukkan Bagi Yang Belum Terserap

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Vitamin Syukur

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Groundsel Raksasa: Harta Prasejarah di Atap Afrika

Travel Ericka

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Jangan Mencari Tumbal demi Kemenangan Pilkada di Sampang

Editorial Udex Mundzir

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.