Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PT Awal Jaya Persada Reinkarnasi PT Pribumi Rimba Tenggara, Akan Diadukan Ke Kejagung Dan Mabes Polri

Alwi AhmadAlwi Ahmad20 Agustus 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik kasus pertambangan di sulawesi tenggara khususnya konawe utara masih menjadi perbincangan baik skala daerah maupun nasional.

Sangat disayangkan salah satu kekayaan alam yang melimpah ruah di konawe utara yakni komoditas ore nikel, malah menjadi malapetaka bagi masyarakat. Selain itu menjadi lahan basah bagi para mafia tambang.

Sekertaris Umum Perserikatan Aktivis Sulawesi Tenggara Irsan Pagala memaparkan hasil monitoring perusahaan yang diduga menjadi aktor tambang ilegal.

“Sesuai hasil monitoring kami ada perusahaan yang kami duga menjadi salah satu aktor ilegal mining diblok morombo, sebut saja PT.Pribumi Rimba Tenggara berinkarnasi menjadi PT.Awal Jaya Persada, semenjak awal 2022 hingga 2023 perusahaan tersebut diduga eksis melakukan aktifitas ilegal mining di blok morombo kabupaten konawe utara,” ungkap Irsan.

Lanjut Irsan PT.PRT atau PT.AJP ini diduga menambang di lahan koridor/lahan celah antara PT.Antam, UBPN hingga PT.UBP.

“Bahkan keras dugaan kami kalau perusahaan tersebut telah memasuki area WIUP PT.Antam UBPN sesuai dengan informasi dan titik koordinat yang kami miliki,” terangnya.

“Hingga tahun ini (2023) perusahaan tersebut terus kami pantau keberadaanya, untuk itu sesuai informasi titik koordinat dan hasil investigasi kami dua perusahaan tersebut dengan satu nama pemilik inisial (IT) diduga kembali melakukan aktifitas ilegal mining di konawe utara,” tuturnya.

Kemudian ia menduga kuat adanya keterlibatan salah satu perusahaan pemegang IUP dalam memfasilitasi atau melancarkan kegiatan ilegal mining PT. PRT atau PT. AJP.

“Bahkan stockfile hingga jetty kami telah mengetahui siapa yang telah memfasilitasi perusahaan tersebut,” tandasnya.

Konawe Selatan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDisela Reses, Seno Aji Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Next Article Optimalisasi Penegakan Hukum dalam Pemilu 2024, Kajagung RI: Cermat dan Jaga Netralitas

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa

Garuda Pertiwi: Semangat Tanpa Batas di Balik Trofi Perdana

Editorial Udex Mundzir

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva

APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh

Bisnis Ericka

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.