Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pupuk Kaltim Dianugerahi SME Award 2023 untuk Inovasi Kitosan Cair Limbah Rajungan

Saat ini produk pupuk cair dengan merek dagang Kitosan Salona ini telah lulus uji kualitas, serta dinilai efektif meningkatkan hasil produksi tanaman hingga pengurangan intensitas hama dan penyakit
Adit MusthofaAdit Musthofa21 Juli 2023 Daerah
pupuk kaltim
Inovasi produk kitosan cair mengantarkan Pupuk Kaltim raih SME Award 2023. (PKT)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil meraih penghargaan Sustainable Marketing Excellence (SME) Award 2023 dalam kategori Waste Management and Community Program of The Year dari majalah Marketeers. Penghargaan tersebut diberikan atas program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan menghadirkan inovasi produk kitosan cair dari limbah rajungan. Acara pemberian penghargaan berlangsung di CGV FX Sudirman Jakarta, Rabu (12/7/2023).

“Penghargaan ini menjadi bukti kesinambungan komitmen Pupuk Kaltim menjalankan strategi bisnis dalam koridor Environment, Social dan Governance (ESG), dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability),” kata VP Investor Relation Pupuk Kaltim Benny Swastika Nasution melalui rilis yang diterima Antara Kaltim di Samarinda, Jumat (21/7/2023).

Dikemukakannya, prinsip keberlanjutan tersebut bermaksud untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara signifikan.

Menurut Benny, secara bisnis Pupuk Kaltim tidak hanya berorientasi kepada profit, namun juga manfaat nyata yang diberikan bagi masyarakat dan lingkungan. ESG diimplementasikan Pupuk Kaltim pada berbagai program inovasi dengan peningkatan dan perbaikan setiap tahun.

“Komitmen ESG merupakan salah satu fokus yang dijalankan Pupuk Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pada pengembangan proses bisnis, dengan sasaran dan manfaat kontribusi yang jelas bagi kawasan hingga masyarakat,” ujar Benny.

Ia mengemukakan, penghargaan tersebut kali kedua diraih Pupuk Kaltim untuk inovasi yang sama, setelah sebelumnya mendapatkan apresiasi di tingkat Internasional melalui Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2023, kategori Social Empowerment.

Lanjutnya, inovasi produk kitosan cair berangkat dari cukup tingginya produksi limbah hasil laut di kawasan pesisir Kota Bontang, dan sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk kitosan yang bernilai ekonomi.

Hal ini juga upaya merubah kebiasaan lama masyarakat agar tidak lagi membuang limbah ke laut, khususnya cangkang rajungan yang menumpuk dari sisa penjualan oleh pengepul.

Baca Juga:
  • Faizal Rachman: Kami Harap KEK Malfoy Segera Beroprasi
  • Terungkap, Kapal Dilapisi Fiberglass Percepat Kebakaran Massal Kapal di Jongor
  • Awas! Penipu Catut Nama Harun Ar Rasyid Anggota DPRD Kaltim
  • 254 Titik Panas Indikator Karhutla Di Kalimantan Timur

Melalui inovasi kitosan cair, dampak dari pembuangan limbah cangkang rajungan yang berpotensi menimbulkan sedimentasi dan pendangkalan dasar laut pun berhasil ditekan. Disamping memberi nilai tambah dari sisi ekonomi dengan pemberdayaan yang dilaksanakan,” papar Benny.

Ia menuturkan, salah satu tantangan dari budaya membuang limbah ke laut karena sulitnya pengelolaan, serta tidak adanya potensi pengembangan produk lain dari hasil buangan tersebut.

Hal inilah yang dijawab Pupuk Kaltim melalui inovasi kitosan cair, agar limbah yang terbuang bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang menghasilkan dan ramah lingkungan,” lanjut Benny.

Terus ia menjelaskan bahwa dalam perjalanannya, Pupuk Kaltim pun menyiapkan infrastruktur bagi kelompok binaan yang diberdayakan, didukung berbagai keterampilan pengolahan dan pemilahan limbah dari awal.

Kelompok binaan dengan nama Cangkang Salona tersebut hingga kini berhasil mereduksi limbah cangkang rajungan hingga 920 Kilogram (Kg), serta telah mendapat paten berupa penambahan asam asetat (CH3COOH) sebagai pelarut kitosan menjadi pupuk cair.

Pihaknya pun melibatkan berbagai pihak pada proses pengujian efektivitas kitosan, seperti Laboratorium Pengujian Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (LP-PBBI) dan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Begitu pula, kata Benny dari sisi pengelolaan usaha, telah mendapat izin UKL-UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang untuk aktivitas produksi.

“Saat ini produk pupuk cair dengan merek dagang Kitosan Salona ini telah lulus uji kualitas, serta dinilai efektif meningkatkan hasil produksi tanaman hingga pengurangan intensitas hama dan penyakit,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • BPKH 2024 Komitmen Kuat untuk Terus Memajukan Sektor Peternakan di Kaltim
  • CV BMS Akan Ajukan Banding Terhadap Vonis EP
  • Kukar Dukung Gratispol dan Jospol, Sekda Dorong Sinergi Data
  • Kaltim Dorong Swasembada Pangan, Petani Milenial Jadi Ujung Tombak

Guna mewujudkan keberhasilan program, pihaknya telah menetapkan sejumlah target pengembangan pembinaan, di mana kelompok binaan yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda pesisir Selambai Kelurahan Loktuan Bontang Utara ini, disiapkan menjadi produsen pupuk kitosan cair skala home industry di Kota Bontang, sebagai bentuk nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

“Inovasi ini juga upaya mendorong terwujudnya 17 indikator Sustainable Development Goals (SDGs) dan kemandirian masyarakat melalui konsep pembinaan berkelanjutan,” terang Benny.

Ia pun memastikan Pupuk Kaltim sangat perhatian terhadap aspek keberlanjutan, sesuai dengan prinsip ESG dengan berbagai komitmen dan inovasi yang dijalankan.

Utamanya terkait pelestarian lingkungan, pengurangan emisi karbon, hemat energi, hingga menekan penggunaan plastik serta pengembangan program penghijauan kawasan.

“Pupuk Kaltim terus mensinergikan aspek keberlanjutan dalam aktivitas bisnis Perusahaan, sekaligus fokus terhadap kemandirian masyarakat dari keterpaduan sistem ekonomi berbasis People, Planet, Prosperity, Peace and Partnership (5P),” sebut Benny.

Sementara itu, CEO Marketeers Iwan Setiawan, menyampaikan SME Award merupakan apresiasi dan penghargaan bagi perusahaan maupun organisasi yang sukses menerapkan pemasaran berkelanjutan, serta berdampak pada penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“Dimana dunia usaha saat ini dituntut mempraktikkan pemasaran berkelanjutan, dengan memperlakukan pelanggan sebagai manusia seutuhnya yang memiliki akal, hati dan spirit,” ungkapnya.

Jangan Lewatkan:
  • Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolresta Blitar Sidak di Sejumlah Pelayanan Publik
  • PT ITCIKU Kembalikan 7.787 Hektar ke Pemerintah untuk Digunakan Warga Penajam
  • PT ITCIKU Serahkan 7.787 Hektare Lahan, DPRD Penajam Kaji Bentuk Pansus
  • Pemprov DKI Tebus 177 Ijazah Siswa dengan Dana Rp596 Juta

Hal itu bertujuan agar perusahaan tidak hanya memberi kepuasan pada pelanggan, namun juga compassion pada kehidupan yang tidak hanya mengejar keuntungan, tapi juga keberlanjutan.

“Saat ini kita tidak hanya dituntut berpikir soal fungsionalitas dan emosional, tapi juga benefit secara holistik. Artinya, aktivitas bisnis tak hanya mengacu pada kehidupan sendiri tapi juga masyarakat dan lingkungan. Sehingga perusahaan selain mengejar profit, juga wajib peduli pada people dan planet,” pungkas Iwan.

Berita Kaltim Kitosan Cair Pupuk Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMutasi Tiga Pejabat Polres Paser: AKBP Kade Budiyarta Pimpin Upacara
Next Article Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Dana untuk BUMDes di Penajam

Informasi lainnya

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

Profil Alfi Salamah

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Travel Alfi Salamah

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

KDM, Calon Diktator yang Terlihat Merakyat

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi