Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rapak Lambur: Desa Kecil dengan Jiwa Nasionalisme Besar

Desa Rapak Lambur memperkenalkan cara unik untuk menanamkan semangat nasionalisme
GraceGrace6 Maret 2025 Diskominfo Kukar
Kepala Desa Rapak Lambur
Muhammad Yusuf, Kepala Desa Rapak Lambur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kutai Kartanegara – Desa Rapak Lambur di Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), memperkenalkan cara unik untuk menanamkan semangat nasionalisme. Setiap hari, tepat pukul 10.00 WITA, aktivitas di kantor desa sejenak dihentikan demi satu momen sakral: menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama.

Kebijakan ini bukan sekadar formalitas. Menurut Kepala Desa Muhammad Yusuf, tradisi menyanyikan lagu kebangsaan di tengah hari itu menjadi simbol semangat kebangsaan yang hidup, bahkan di unit pemerintahan terkecil. Ia menyebut, ini adalah bagian dari “budaya kerja berjiwa nasionalisme” yang kini menjadi identitas khas desa mereka.

“Kami ingin membentuk pegawai yang bukan hanya disiplin dan profesional, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam pada bangsa dan negara,” ungkap Yusuf, Kamis (6/3/2025).

Begitu lagu kebangsaan dikumandangkan, semua pegawai berdiri tegap tanpa terkecuali. Bahkan warga yang sedang berada di kantor desa pun turut menghentikan aktivitas mereka dan ikut menghormati. Tak ada paksaan, hanya semangat bersama yang sudah menjadi budaya.

Tradisi ini, menurut Yusuf, bukan hanya memperkuat nasionalisme, tetapi juga membangun rasa solidaritas dan kebersamaan di lingkungan kerja.

“Kita ingin menunjukkan bahwa nasionalisme bisa tumbuh dari bawah, dari desa. Kalau di level desa bisa diterapkan, apalagi di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Rapak Lambur kini menjadi sorotan dan inspirasi. Di era ketika banyak orang memaknai nasionalisme hanya saat upacara kenegaraan, desa ini justru menghadirkan semangat kebangsaan dalam keseharian.

Dengan tradisi sederhana namun bermakna ini, Desa Rapak Lambur berharap dapat menjadi contoh nyata bahwa cinta Tanah Air tak harus datang dari kota besar—tapi bisa tumbuh kuat dari desa kecil yang punya komitmen besar.

Desa Rapak Lambur Diskominfo Kukar Muhammad Yusuf Pemkab Kukar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGubernur Jabar Menangis, Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Disorot
Next Article Menag Nasaruddin Ungkap 8 Program Prioritas, Haji 2025 Jadi Fokus

Informasi lainnya

Perkuat Komitmen Anti-Korupsi, Kukar Teken Pernyataan MSCP

6 Agustus 2025

Pemkab Kukar Ingin BBM SKK Migas Disuplai Lokal

29 Juli 2025

Pemkab Kukar Ajak Swasta Dukung Wisata Pulau Kumala

4 Juli 2025

Diskominfo Kukar Bahas Tata Kelola Aset TIK Lewat On Desk Survey

25 Juni 2025

Event Mancing di Maluhu Dongkrak UMKM dan Ekowisata

1 Juni 2025

Santan Ulu Sinergikan Koperasi dan BUMDes untuk Ekonomi Desa

31 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Tips Anti Baper Saat Lihat Pasangan Halal Muda

Daily Tips Alfi Salamah

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

7 Rekomendasi Masakan Sehat untuk Bekal Anak Sekolah

Daily Tips Alfi Salamah

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi