Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Orang yang beruban, walaupun menjadi tampak menua, tetapi justru membawa pintu pahala yang besar
Alfi SalamahAlfi Salamah7 Juni 2023 Islami
Ilustrasi Rambut Beruban
Ilustrasi Rambut Beruban, Uban Sebgai Peringatan. Para Ulama Menafsirkan Hal Tersebut dari Surat Fatir Ayat 37 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beberapa Muslim muda merasa heran saat melihat uban di rambut mereka. Beberapa ulama tafsir telah mengungkapkan makna uban dalam Surat Fatir ayat 37.

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu.”

(Dikatakan kepada mereka), “Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong pun.” (QS Fatir ayat 37)

Pemberi Peringatan Adalah Uban

Imam Ibnu Katsir yang menukil dari riwayat Ibnu Abbas, Ikrimah, Abu Ja’far Al-Baqir, Qatadah, dan Sufyan bin Uyainah, menjelaskan bahwa maksud pemberi peringatan (An-Nadziir) dalam ayat itu adalah uban.

Orang yang beruban, walaupun menjadi tampak menua, tetapi justru membawa pintu pahala yang besar. Mengapa demikian? Karena sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW menunjukkan keutamaan orang yang beruban dan hukum mencabut uban.

Rasulullah SAW bersabda:


(من شاب شيبة في الإسلام كانت له نورا يوم القيامة) رواه ابن حبا


“Siapa yang membiarkan tumbuhnya uban maka akan memiliki cahaya di Hari Kiamat kelak.” (HR Ibnu Hibban)


(لا تَنْتِفوا الشَّيْبَ، فإِنه ما من مسلم يَشِيبُ شَيبة في الإسلام، إلا كانت له نوراً يوم القيامة ) رواه أبو داود وصححه الألباني،


“Jangan mencabut uban, karena tidak ada Muslim yang dapat menumbuhkan uban dalam Islam, dan itu akan menjadi cahaya untuknya di Hari Kiamat.” (HR Abu Daud)

Catatan Amal Kebaikan

Adapun hadits lain tentang uban juga diriwayatkan dari Abu Hurairah. Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa orang yang beruban akan dicatatkan untuknya catatan amal kebaikan, dan dosa-dosanya dihapuskan.


 وعن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم: (لا تنتفوا الشيب، فإنه نورٌ يوم القيامة، ومن شاب شيبة في الإسلام، كُتب له بها حسنة، وحُطّ عنه بها خطيئة، ورُفِع له بها درجة) رواه ابن حبان وحسنه الألباني.

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jangan mencabut uban karena itu adalah cahaya di Hari Kiamat. Siapapun yang memiliki uban dalam Islam, maka akan dicatatkan untuknya amal kebaikan, dihapuskan dosa-dosanya, dan diangkat derajatnya.” (HR Ibnu Hibban)

Imam Asy-Syaukani juga berpendapat, orang yang beruban tercatat untuknya amal kebaikan, derajatnya terangkat, dan dosa-dosanya dihapus. “Ini adalah seruan atas kehormatan orang-orang yang beruban dan keluarganya,” demikian pendapat Asy-Syaukani.

Sementara itu, Ustadz Abdul Shomad (UAS) juga memberikan penjelasan tentang uban. mengutip dari cuplikan ceramahnya di youtube, UAS memaparkan hubungan cahaya dan uban.

Orang yang bercahaya di Hari Kiamat adalah orang yang banyak mengerjakan amal shaleh. Dengan tumbuhnya uban, orang tersebut mengingatkan tentang kematian dan dengan mengingat mati, maka ia tergerak untuk banyak beramal shaleh.

Karena itu, ketika ada anak muda yang sudah beruban, maka berarti Allah SWT sayang kepadanya agar istiqamah mengerjakan amal shaleh. “Jadi anak muda, engkau beruban itu berarti Allah sayang sama engkau,” tutur UAS dalam ceramahnya.

Info Haji 2023 Uban Ustadz Abdul Shomad
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePulihkan Jamaah Haji Demensia Menuju Masjidil Haram
Next Article Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Informasi lainnya

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

19 Januari 2026

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

26 November 2025

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

26 November 2025

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

28 Agustus 2025

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

7 Agustus 2025

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

7 Agustus 2025
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah

Jangan Mencari Tumbal demi Kemenangan Pilkada di Sampang

Editorial Udex Mundzir

Pahlawan yang Dipenjara

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.