Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu

Donald Trump anggap kasus korupsi Netanyahu tak berdasar, desak grasi untuk PM Israel demi stabilitas politik.
ErickaEricka29 Juni 2025 Global
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta Israel untuk membatalkan seluruh proses hukum terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dalam pernyataannya, Trump menyebut kasus yang menjerat Netanyahu sebagai bentuk perburuan politik tanpa dasar hukum yang kuat dan mendorong pemberian grasi bagi sang perdana menteri.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara yang dikutip AFP pada Ahad (29/6/2025), seraya menegaskan bahwa Amerika Serikat sudah memberikan dukungan finansial besar kepada Israel. “Kami menghabiskan miliaran dolar tiap tahun untuk mendukung Israel. Kami tak bisa diam melihat Netanyahu terus diganggu oleh tuduhan seperti ini,” ujarnya.

Trump menyebut Netanyahu sebagai tokoh penting dalam sejarah Israel, dan menyayangkan proses hukum yang menurutnya terlalu dipolitisasi. Ia bahkan menyebut kasus tersebut sebagai ‘witch hunt’ atau pemburuan politik yang penuh rekayasa.

Diketahui, Netanyahu tengah menghadapi serangkaian dakwaan korupsi. Salah satu tuduhan menyebut bahwa dirinya dan sang istri menerima hadiah mewah dari pebisnis miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik. Dalam dakwaan lain, Netanyahu juga diduga melakukan intervensi terhadap media untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan dirinya.

Meski demikian, Netanyahu terus membantah semua tuduhan. Dalam pernyataan publiknya, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump atas dukungan yang konsisten, terutama di tengah tekanan dari dalam dan luar negeri.

Kuasa hukum Netanyahu bahkan sempat meminta agar persidangan ditunda selama dua pekan agar perdana menteri dapat fokus pada urusan keamanan nasional. Namun, pengadilan menolak permintaan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang memadai.

Isu ini memperkeruh situasi politik di Israel yang sedang memanas pasca serangan Iran dan berbagai konflik domestik. Desakan Trump untuk menghentikan proses hukum Netanyahu pun menambah tekanan terhadap otoritas yudisial Israel.

Benjamin Netanyahu Donald Trump Grasi Netanyahu Hubungan AS-Israel. Kasus Korupsi Israel
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Bahas Skema Baru Pemilu, Pilkada Bisa Digelar Lebih Awal
Next Article Miss Papua Pegunungan Didepak Usai Kibarkan Bendera Israel

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti

Islami Alfi Salamah

Karyawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak

Bisnis Assyifa

Komdigi: Permohonan Merger XL-Smartfren Belum Diterima

Techno Assyifa

Alibi Efisiensi, Pilkada Tetap Harus Langsung

Editorial Udex Mundzir

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor