Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Visa Ditolak AS, Presiden Palestina Gagal Hadiri Sidang PBB

Mahmoud Abbas batal hadir di Sidang Umum PBB setelah AS menolak permohonan visanya bersama puluhan pejabat Palestina lain.
ErickaEricka31 Agustus 2025 Global
Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

New York – Presiden Palestina Mahmoud Abbas dipastikan tidak dapat menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada September mendatang. Hal ini menyusul keputusan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menolak permohonan visa Abbas beserta sekitar 80 pejabat Palestina lainnya.

Keputusan tersebut menimbulkan kritik internasional karena dianggap melanggar perjanjian antara AS dan PBB. Sebagai tuan rumah, AS seharusnya tidak boleh menolak akses pejabat negara anggota atau pengamat yang akan menghadiri sidang resmi lembaga dunia tersebut.

Pelarangan ini menjadi pukulan berat bagi Palestina, terutama saat beberapa negara Eropa tengah bersiap menyatakan pengakuan kedaulatan Palestina. Prancis, Kanada, dan Australia sudah menyatakan sikap mendukung Palestina sebagai negara berdaulat, sementara Inggris menegaskan akan mempertimbangkan langkah serupa bila Israel tidak menyetujui gencatan senjata di Gaza.

Sementara itu, Israel menolak keras pengakuan terhadap Palestina. Pemerintah Israel menyamakan Otoritas Palestina di Tepi Barat dengan Hamas di Gaza. Posisi ini mendapat dukungan penuh dari AS yang menilai langkah pengakuan negara Palestina sebagai “hadiah” untuk Hamas.

Situasi ini memperburuk penderitaan rakyat Palestina yang sejak Oktober 2023 terus mengalami agresi militer Israel di Gaza. Data terbaru menunjukkan lebih dari 60.933 warga Palestina tewas, sementara 150.027 lainnya terluka. Para ahli menilai kondisi tersebut sebagai bentuk genosida, dengan catatan memilukan bahwa setiap jam satu anak Palestina meninggal akibat konflik.

Selain jatuhnya korban jiwa, blokade Israel membuat kondisi kemanusiaan semakin memburuk. Sejak 2 Maret lalu, Israel hanya mengizinkan 86 truk bantuan masuk setiap hari, padahal kebutuhan minimal mencapai 600 truk. Kekurangan bantuan ini menyebabkan kelaparan ekstrem dan memperburuk krisis kesehatan di Gaza.

Lebih dari 150 organisasi kemanusiaan serta sejumlah ahli PBB menyerukan gencatan senjata permanen untuk menghentikan kekerasan dan membuka jalur distribusi bantuan. Mereka memperingatkan kemungkinan lahirnya “generasi yang hilang” jika kondisi brutal ini terus berlangsung.

Absennya Mahmoud Abbas dalam Sidang Umum PBB dipandang sebagai kehilangan kesempatan penting bagi Palestina untuk menyuarakan langsung penderitaan rakyatnya di forum internasional. Namun, para pendukung Palestina menegaskan bahwa perlawanan diplomatik akan tetap berlanjut, meski akses ke forum global kini makin dipersempit.

Amerika Serikat Israel Gaza Mahmoud Abbas Palestina PBB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePresiden Umumkan Legislator Nirempati Dicabut dari DPR
Next Article Provokator di Balik Api Jalanan

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Di Balik Kegelapan yang Diteriakkan

Editorial Udex Mundzir

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.