Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemetaan Masalah: Kemendikbud Ungkap 52 Kampus di Jabar

Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbud Ristek, Prof. Nizam, menyatakan bahwa Kemendikbud Ristek menutup atau mencabut izin operasional kampus yang melakukan pelanggaran berat
Alfi SalamahAlfi Salamah5 Juni 2023 Pendidikan
Ilustrasi Mahasiswa Wisuda
Ilustrasi Mahasiswa Wisuda, 52 kampus yang bermasalah, sebanyak 23 kampus yang sudah dicabut izin operasionalnya (kampus itu ditutup) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengungkapkan adanya 52 kampus dengan permasalahan berdasarkan aduan dari masyarakat.

Direktur Kelembagaan Diktiristek Kemendikbud Ristek, Dr. Lukman mengatakan, dari 52 kampus yang bermasalah, sebanyak 23 kampus yang sudah dicabut izin operasionalnya (kampus itu ditutup).

52 Kampus Bermasalah Paling Banyak

Dari total 52 kampus yang bermasalah, paling banyak ada di Jawa Barat (Jabar), sebanyak 13 kampus. Lalu ada 7 kampus di Jakarta, 6 kampus ada di Jawa Timur (Jatim), 5 kampus ada di Sulawesi Selatan (Sulsel), 5 kampus ada di Sumatera Utara (Sumut), dan 4 kampus ada di Banten.

Ada 3 kampus di Sulawesi Utara, 2 kampus di Bali, 2 kampus di Kalimantan Barat, dan 2 kampus ada di Sumatera Barat.

“Sisanya 1 kampus ada di Kepualaun Riau, 1 kampus ada di Sumatera Selatan (Sumsel), dan 1 kampus ada di Yogyakarta,” ucap dia, Senin (5/6/2023).

4 Jenis Sanksi Kampus Bermasalah

4 jenis sanksi bagi kampus yang bermasalah Dari 52 kampus yang bermasalah, empat jenis sanksi:

Baca Juga:
  • URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian
  • Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong
  • Inovasi Santri Tasikmalaya Siap Bersaing di Final Kreasi Nasional
  • Universitas Cipasung Tasikmalaya Adakan Pelatihan Media Digital STEAM untuk Guru KKG Wiradadaha 1
  • 1. Sanksi A: Sanksi administratif berat berupa pencabutan izin penderian perguruan tinggi.
  • 2. Sanksi B: Sanksi administratif berat berupa penghentian pembinaan.
  • 3. Sanksi C: Sanksi administratif berat berupa penghentian pembinaan, dan pencabutan izin pembukaan program studi (Prodi). Sanksi
  • 4. D: Sanksi administratif sedang. Dia mengaku, dari total 16 kampus bermasalah di Jabar (LLDikti Wilayah 4), ada 5 kampus diberikan sanksi A, 7 kampus diberikan sanksi B, 1 kampus diberikan sanksi C, dan 3 kampus berikan sanksi D.

8 Kampus Bermasalah di DKI Jakarta

Sebanyak 8 kampus yang bermasalah di DKI Jakarta (LLDikti Wilayah 3), ada 6 kampus yang mendapatkan sanksi A, 1 kampus mendapat sanksi B, dan 1 kampus mendapat sanksi C.

“Sedangkan 6 kampus yang bermasalah di Jawa Timur (LLDikti Wilayah 7), ada 2 kampus yang mendapatkan sanksi A, 1 kampus mendapat sanksi B, dan 3 kampus mendapat sanksi C,” sebut dia.

Adapun 5 kampus yang bermasalah di Sumatera Utara (LLDikti Wilayah 1), ada 2 kampus yang mendapatkan sanksi A, 2 kampus yang mendapatkan sanksi B, dan 1 kampus mendapatkan sanksi C.

Lanjut dia mengatakan, ada 5 kampus yang bermasalah di Sulawesi Selatan (LLDikti Wilayah 9). Terdiri dari 1 kampus yang mendapat sanksi A dan 4 kampus yang mendapat sanksi B.

Di LLDikti Wilayah 10 (Sumatera Barat), ada 3 kampus yang bermasalah, di mana 2 kampus mendapat sanksi A dan 1 kampus mendapat sanksi B, untuk LLDikti Wilayah 16 (Sulawesi Utara). Ada 3 kampus yang bermasalah, di mana 2 kampus mendapat sanksi A dan 1 kampus mendapat sanksi B.

Artikel Terkait:
  • Grand Design Wajib Belajar 13 Tahun: 1 Tahun Prasekolah Jadi Fondasi Generasi Emas
  • Antropologi Kampus Bekal Berharga Meniti Perjalanan Pendidikan Tinggi
  • Pemimpin Muda Lahir dari Ramadan Leadership Camp
  • Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya

“Sisanya LLDikti Wilayah 8 (Bali) ada 2 kampus bermasalah. LLDikti Wilayah 11 (Kalimantan) ada 2 kampus bermasalah, LLDikti Wilayah 2 (Sumatera Selatan) ada 1 kampus bermasalah. LLDikti Wilayah 5 (Yogyakarta) ada 1 kampus yang bermasalah, dan LLDikti Wilayah 15 ada 1 kampus yang bermasalah,” jelas dia.

Kampus lakukan pelanggaran berat

Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbud Ristek, Prof. Nizam, menyatakan bahwa Kemendikbud Ristek menutup atau mencabut izin operasional kampus yang melakukan pelanggaran berat.

Akibat dari pelanggaran-pelanggaran tersebut, pihak berwenang telah mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin operasionalnya dan menutup kampus tersebut.

Keputusan ini diambil sebagai langkah penting untuk menjamin keamanan dan kualitas pendidikan yang layak bagi para mahasiswa.

Jangan Lewatkan:
  • Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
  • Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah
  • Lina Marlina Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,96 Hampir Sempurna
  • AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Dengan demikian, langkah ini diambil sebagai upaya penegakan aturan dan penindakan terhadap kegiatan yang melanggar ketentuan yang berlaku.

Dr. Lukmah Jabar Kampus Kemendikbud
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRevolusi Perjalanan Haji KAI Sumut Mengangkut 332 Jamaah
Next Article Kuatkan Kordinasi untuk Gelombang Pertama Jamaah Haji

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Prabowo-Gibran dan Propaganda 78% Publik Puas

Editorial Udex Mundzir

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Perspektif Alfi Salamah

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi