Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Kutai Timur, Fokus pada Penularan dan Stigma

Pemahaman masyarakat terhadap faktor risiko sangat penting untuk menekan angka penularan HIV/AIDS
SilvaSilva1 Desember 2024 Pemkab Kutim 644 Views
Bahrani
Bahrani, Kepala Dinkes Kutim Peringati Penularan AIDS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sangatta – Dalam momentum Hari AIDS Sedunia 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur menyoroti lima faktor utama penyebab penularan HIV/AIDS serta pentingnya menghapus stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Bahrani, menyampaikan data terbaru dalam temu media bertema “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa”.

Menurut dr. Bahrani, pemahaman masyarakat terhadap faktor risiko sangat penting untuk menekan angka penularan HIV/AIDS. “Kami berharap masyarakat lebih terbuka terhadap informasi dan melakukan langkah preventif untuk mencegah penularan HIV,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, terdapat lima kelompok risiko tertinggi penularan HIV/AIDS di Kutai Timur:

  1. Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL)
    Seks anal menjadi faktor risiko utama, dengan kemungkinan penularan HIV hingga 18 kali lebih tinggi dibandingkan seks vaginal. “Penelitian menunjukkan LSL yang berperilaku seksual berisiko memiliki peluang 5.898 kali lebih besar terinfeksi HIV dibandingkan yang tidak,” kata dr. Bahrani.
  2. Wanita Penjaja Seks (WPS)
    Rendahnya tingkat pemakaian kondom dan kurangnya pemahaman tentang HIV/AIDS membuat WPS menjadi kelompok rentan.
  3. Pasangan Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV)
    Risiko meningkat jika pasangan tidak menyadari status HIV atau tidak mengambil langkah pencegahan, seperti penggunaan kondom.
  4. Pasien Tuberkulosis (TBC)
    Sistem imun yang melemah pada pasien TBC meningkatkan risiko terinfeksi HIV.
  5. Ibu Hamil
    Penularan HIV dari ibu ke anak dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, sehingga tes HIV pada ibu hamil sangat diperlukan.

Pada 2024 hingga November, tercatat 140 kasus baru ODHIV di Kutai Timur, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. “Meskipun ada penurunan kasus pada 2021 dan 2022, angka ini tetap mengkhawatirkan. Penularan HIV sering kali tidak langsung terdeteksi,” ungkap dr. Bahrani.

Stigma terhadap ODHIV menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan pengobatan. “Banyak orang enggan memeriksakan diri karena takut dihakimi. Oleh karena itu, edukasi masyarakat untuk menghilangkan stigma ini sangat penting,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga menyediakan layanan tes HIV gratis, mendistribusikan kondom, dan memastikan akses pengobatan antiretroviral (ARV). “Dengan sinergi semua pihak, kita dapat mencapai target Ending AIDS 2030,” tutupnya.

Bahrani Dinkes Kutim Kabar Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJanji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir
Next Article Target 8 Persen, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Melonjak

Informasi lainnya

Kutim Cetak Sejarah: Emas Perdana di Porprov Kaltim Korpri dari Basket 3×3

8 Desember 2024

Disbun Kutai Timur Fokus Turunkan Emisi Karbon melalui Program FCPF-CF

8 Desember 2024

Momentum Gemilang Panjat Tebing di Kutim: Wadah Pembibitan Atlet Muda Kaltim

8 Desember 2024

Mendes PDT dan Bupati Kutim Tanam Pohon di Desa Tepian Langsat untuk Dukung Ketahanan Pangan

7 Desember 2024

Kutim Dominasi Medali Perunggu di Porprov Korpri Kaltim III, Siapkan Langkah Menuju Tuan Rumah 2026

7 Desember 2024

Bimtek RPJMDes Hijau di Kutim, Langkah Besar Pembangunan Berkelanjutan dan Desa Ramah Lingkungan

7 Desember 2024
Paling Sering Dibaca

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor